Kaya Manfaat, Nanas Kerap Jadi Pelengkap Bahan Baku Kuliner

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Jelang lebaran Idul Fitri dan hari istimewa, kue kering kerap jadi sajian bagi para tamu. Bahan baku pembuatan kue kering yang kerap digunakan salah satunya nanas atau Ananas comosus. Buah nanas kerap digunakan dalam sejumlah bahan kuliner jus, es buah, isian kue kering nastar dan kastanyel, selai untuk roti panggang. 

Stevani, warga di Kelurahan Bumi Waras, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung menyebut memakai nanas untuk tambahan bahan kuliner. Sejumlah kuliner berbahan ikan jenis pindang, ikan tim menggunakan nanas penambah cita rasa manis, asam. Pengaplikasian nanas untuk kuliner sebutnya bisa digunakan dengan cara dikupas, diparut. Ia bahkan kerap menghaluskan nanas dengan blender untuk dipakai sebagai jus.

Memasuki bulan ramadan, Stevani bilang menggunakan nanas untuk pembuatan selai. Selai merupakan olahan nanas yang diparut, dicampurkan dengan gula pasir, butter lalu dipanaskan. Setelah mengering selai bisa disimpan sebagai campuran untuk pembuatan kue kering nastar. Proses pembuatan selai sekaligus cara mengawetkan nanas agar bisa digunakan untuk penambah rasa kue kering.

“Penggunaan nanas bertujuan untuk memberikan rasa segar pada masakan, pada kuliner olahan laut nanas akan menghilangkan rasa amis dan pada sejumlah kue kering dalam bentuk selai bisa menambah cita rasa yang menggugah selera karena aroma wangi dan rasa yang manis,” terang Stevani saat ditemui Cendana News, Sabtu (8/5/2021).

Buah nanas jadi salah satu bahan penambah rasa manis pada kue kering dimanfaatkan oleh Stevani warga Bumi Waras, Bandar Lampung, Sabtu (8/5/ 2021). -Foto Henk Widi

Stevani bilang jenis nanas madu jadi pilihannya. Sebab nanas jenis tersebut memiliki aroma wangi, rasa manis menyegarkan. Pada kondisi normal ia menyebut memakai buah nanas untuk tambahan pembuatan jus. Jus buah melon, semangka, buah naga diberi tambahan nanas memperkaya serat. Kandungan vitamin C membantu kesehatan gigi, membantu proses pembakaran lemak.

Selai nanas sebut Stevani dibuat dengan bahan sebanyak delapan buah nanas. Melalui proses pengolahan selai nanas memiliki kandungan serat yang bagus untuk pencernaan. Ia kerap menyimpan selai nanas dalam berbagai keperluan. Penggunaan selai nanas untuk menu sarapan kerap diaplikasikan pada roti panggang. Selai juga jadi penambah cita rasa pada kue kering nastar yang dibuat untuk camilan.

Umi Kulsum, warga Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung bilang nanas banyak dicari jelang lebaran. Ia dan sejumlah ibu rumah tangga memanfaatkan nanas dalam bentuk selai untuk isian kue kering. Jenis kue kering nastar, kastanyel dan berbagai jenis roti memanfaatkan selai nanas untuk tambahan penguat rasa.

Kue nastar sebutnya mengandung kalori, lemak, karbohidrat, protein dan vitamin. Kandungan vitamin C dalam selai nanas membuat ia kerap memakai buah nanas untuk campuran kue kering. Pembuatan kue nastar digunakan olehnya untuk dijual perkemasan seharga Rp50.000 hingga Rp135.000. Buah nanas segar yang selanjutnya digunakan sebagai bahan selai menciptakan cita rasa segar dan manis.

“Campuran rasa renyah, gurih pada bagian luar selanjutnya akan berpadu dengan manisnya nanas pada bagian dalam,” ulasnya.

Nurhasan dan Susanto, pedagang buah nanas di pasar Bambu Kuning menyebut permintaan meningkat. Jelang hari raya Idul Fitri buah nanas dimanfaatkan untuk pembuatan selai. Namun dalam kondisi normal buah yang kaya vitamin C kerap jadi tambahan pembuatan asinan, manisan, jus, es buah dan campuran pindang. Pada sejumlah rumah makan nanas kerap dipesan untuk pembuatan sambal pada olahan ikan bakar.

Permintaan buah nanas yang meningkat membuat ia bisa menyediakan hingga 1000 buah nanas. Perbuah nanas dijual oleh Nurhasan seharga Rp7.500 dan dalam kondisi telah dikupas, diparut seharga Rp8.500. Manfaat yang cukup beragam dari nanas untuk bahan kuliner diperoleh dari hasil pasokan petani di wilayah Lampung Timur dan Sumatera Selatan.

Lihat juga...