Kebakaran Lahan di Kotogasib Riau, Direktur PT DSI Divonis Penjara Setahun

Ilustrasi, Api menyala dari kebakaran hutan di Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (3/3/2021) – Foto Dok Ant

SIAK – Hakim Pengadilan Negeri Siak, Provinsi Riau, menjatuhkan vonis satu tahun penjara, terhadap terdakwa Direktur Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Duta Swakarya, Indah Misno. Selain penjara, terpidana juga dikenakan denda Rp1 miliar, dalam kasus kebakaran lahan.

“Menjatuhkan hukuman pidana selama satu tahun dan hukuman denda sebanyak Rp1 miliar, dengan ketentuan jika tidak dibayar dengan hukuman penjara selama dua bulan,” kata Hakim Ketua PN Siak Sri Indrapura, Roza El Afrina, Senin (24/5/2021).

Misno, dalam hal ini merupakan terdakwa perorangan kasus karhutla pada Januari dan Februari 2020. Sedangkan untuk terdakwa koorporasi, PT DSI, posisinya diwakili Direktur Utama, Darlis. Dan untuk terdakwa korporasi, hakim juga memvonis denda Rp1 miliar dan pidana tambahan senilai Rp4,565 miliar. “Menyatakan PT DSI terbukti sah dan meyakinkan, melakukan tindak pidana, karena kalalaiannya. Menjatuhkan pidana denda Rp1 miliar, menjatuhkan pidana tambahan untuk perbaikan Rp4,565 miliar,” sebut hakim.

Perbuatan terdakwa dinilai membuat kerusakan lingkungan dan ekologis. Dalam hal ini, kelalaian terkait penyediaan sarana dan prasarana pencegahan kebakaran hutan dan lahan sehingga tidak bisa mencegah terjadinya kebakaran 9,41 ha di Kecamatan Kotogasib.

Dampak akibat karhutla PT DSI, menyebabkan perubahan fisik tanah, sifat kimia dan biologi tanah. Maka dikatakan, telah terjadi kerusakan lingkungan. Perusahaan disebut, seharusnya dapat mendeteksi dini melalui pantauan titik panas (hotspot). Kesalahan korporasi dalam hal ini tidak dapat melakukan langkah pencegahan berupa kelalaian.

Setelah hakim membacakan putusan terhadap Misno baik jaksa penuntut umum, Maria Priscilia, maupun penasehat hukum terdakwa, Aksar Bone, menyatakan pikir-pikir, sehingga diberi waktu untuk melakukanya selama tujuh hari. (Ant)

Lihat juga...