Kelezatan Tumis Cumi Asin Pedas, Bikin Boros Nasi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Cumi menjadi salah satu komoditas bahari, yang kerap diolah menjadi aneka masakan lezat. Tidak hanya yang masih segar, cumi fermentasi atau cumi asin pun dapat diolah. Penggunaan aneka bumbu rempah, ditambah cara pengolahan yang benar, kuliner berbahan cumi asin pun tidak kalah enak.

“Cumi asin itu berupa cumi yang sudah dikeringkan dan diawetkan dengan garam, sehingga memiliki rasa cenderung asin. Meskipun tidak segar, cumi asin juga tetap bisa diolah menjadi aneka masakan yang enak, lho. Rasa gurih dan asin, benar-benar pas untuk lauk teman makan nasi,” papar penggemar olahan masakan cumi asin, Mita, saat ditemui di rumahnya, kawasan Tembalang Semarang, Sabtu (29/5/2021).

Dirinya mengaku sering mengolah cumi asin, menjadi aneka masakan, mulai dari cumi asin lombok ijo, oseng cumi asin petai, cumi asin kecap dan lainnya.

“Penggunaan bumbu , tergantung olahan makanannya, mau dimasak apa. Namun yang jelas, sebelum dimasak, cumi asin ini harus direndam air panas terlebih dulu. Sekitar 10 menit. Tujuannya, agar kadar garam pada cumi berkurang, sehingga tidak terlalu asin. Setelah itu, cuci kembali dengan air mengalir, tujuannya untuk membersihkan dari kotoran yang menempel,” terangnya.

Mita mencontohkan membuat masakan tumis cumi asin pedas. Selain pembuatannya relatif mudah, rasa cumi asin yang gurih dipadu dengan pedasnya bumbu cabai, membuat lidah lidah tidak berhenti bergoyang.

“Lauk ini bikin boros nasi putih, inginnya selalu nambah,” paparnya sembari tertawa.

Bahan-bahan yang diperlukan berupa cumi asin, bawang merah-putih, tomat hijau, cabai merah, cabai rawit merah, daun jeruk wangi, gula pasir, dan bumbu penyedap.

“Iris semua bahan, termasuk cumi asin yang sudah direndam air panas dan dibersihkan. Tumis bahan-bahan irisan tersebut, kecuali cumi, hingga layu. Setelah harum, masukkan potongan cumi. Tambahkan sedikit air, lalu masukkan gula dan bumbu penyedap. Tes rasa, kalau sudah empuk, sajian cumi asin pedas pun siap disajikan,” terangnya.

Dirinya menjelaskan, dalam mengolah masakan cumi asin, sebaiknya tidak perlu menambahkan garam, sebab bahan baku yang digunakan berupa cumi, sudah bercita rasa asin.

“Garam boleh ditambahkan, tapi di bagian akhir, cek rasa terlebih dulu, kalau memang kurang asin baru ditambahkan,” tandasnya.

Terpisah, penggemar kuliner laut atau seafood, Ahmad Antoni, mengaku cumi-cumi menjadi pilihan favoritnya. Beragam masakan laut, dengan bahan cumi selalu menarik untuk dicoba. Termasuk cumi asin.

Penggemar kuliner laut atau seafood, Ahmad Antoni saat ditemui di rumahnya, di kawasan Tembalang Semarang, Sabtu (29/5/2021). Foto: Arixc Ardana

“Tekstur cumi asin ini berbeda dengan cumi segar, lebih liat. Namun memiliki cita rasa yang berbeda. Pengolahan yang pas, bisa membuat rasa asin yang khas, menjadi kelebihannya. Apalagi kalau dimakan dengan nasi putih hangat ditambah sambal kecap, dijamin bikin ketagihan,” terang warga Tembalang Semarang tersebut.

Tidak hanya itu, dari segi harga, cumi asin juga lebih terjangkau dibanding cumi segar. “Harganya lebih murah 50 persen, dibanding cumi segar. Jadi ini bisa menjadi alternatif, ingin masak cumi namun dengan budget terbatas. Rasanya tetap enak dan lezat,” pungkasnya.

Lihat juga...