Koperasi Bantar Agung Bantu Pasarkan Produk Makanan Lokal di Masa Pandemi

Editor: Koko Triarko

Ketua Koperasi Bantar Agung, Heryanto, di kantornya, Senin (24/5/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

MAJALENGKA – Selama bulan puasa hingga pascalebaran ini, aktivitas Koperasi Bantar Agung di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Bantar Agung, Kecamatan Majalengka, Jawa Barat, nyaris terhenti. Sebab, di desa tersebut diberlakukan lockdown karena ada dua orang warga yang positif terkonfrimasi Covid-19.

Meskipun begitu, anak-anak muda yang menggawangi koperasi besutan Yayasan Damandiri tersebut tidak kehabisan akal. Demi membantu warga desa untuk bisa terus memproduksi makanan lokal, pihak koperasi mengupayakan penjualan produk makanan lokal tersebut ke pasar desa serta ke lokasi wisata lain.

“Kebetulan kedai kopi milik koperasi yang biasa memajang produk-produk makanan lokal dari warga desa harus tutup, karena ada warga yang positif dan diberlakukan lockdown. Tetap,i kita tetap upayakan supaya warga tetap mendapatkan penghasilan dari berjualan produk makanan lokal,” kata Ketua Koperasi Bantar Agung, Heryanto, Senin (24/5/2021).

Lebih lanjut, Aher, sapaan Heryanto, menjelaskan jika dibandingkan lebaran pada saat pandemi Covid-19 tahun pertama, lebaran tahun ini tingkat kunjungan wisata jauh lebih menurun. Bahkan untuk objek wisata yang berada di jalur kedai kopi milik Koperasi Bantar Agung, ditutup.

Sementara itu, beberapa produk makanan hasil produksi warga desa yang masih dibantu penjualannya oleh pihak koperasi, antara lain emping, keripik pisang dan rengginang. Karena hanya dijual di pasar lokal, tingkat penjualannya juga menurun.

Lihat juga...