Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan Salurkan Modal Kita Rp4,5 Milyar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BREBES — Selama tiga tahun berjalan, unit usaha simpan pinjam Modal Kita, Koperasi Berkah Damandiri, Pesantunan tercatat mampu menyalurkan pinjaman modal usaha hingga mencapai Rp4,5 milyar bagi warga Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Pesantunan, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah.

Manager Umum Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan, Wanasari Brebes Jawa Tengah, Slamet Abdurokhman. Foto: Jatmika H Kusmargana

Modal usaha senilai Rp4,5 milyar yang bersumber dari Yayasan Damandiri tersebut disalurkan kepada sedikitnya 1.700 warga desa yang tersebar di 15 kelompok.

Manager Umum Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan, Slamet Abdurokhman menyebut mayoritas penerima pinjaman modal usaha di DCML Pesantunan adalah warga miskin atau kurang mampu. Baik itu dari kelompok keluarga pra sejahtera maupun kelompok sejahtera 1.

“Setiap anggota/nasabah koperasi, rata-rata menerima pinjaman modal usaha senilai Rp1 juta hingga Rp2 juta. Selama ini penyaluran memang kita fokuskan ke masyarakat kelas menengah ke bawah, agar mereka bisa memiliki usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya kepada Cendana News belum lama ini.

Sejak ditetapkan sebagai desa binaan tahun 2018 lalu, Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML), menggelontorkan dana milyaran rupiah untuk mengatasi persoalan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa Pesantunan Wanasari Brebes Jawa Tengah.

Selain menyalurkan berbagai bantuan sosial di bidang pendidikan, kesehatan, maupun lingkungan, Yayasan Damandiri juga menyalurkan bantuan di bidang ekonomi melalui pinjaman modal usaha. Bantuan ini diberikan secara bertahap melalui Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan, selaku pelaksana program DCML di tingkat desa.

Pada tahun pertama, Yayasan Damandiri tercatat memberikan bantuan pinjaman modal usaha senilai Rp650 juta. Lalu Rp850 juta di tahun kedua serta Rp1 milyar di tahun ketiga. Sehingga total selama 3 tahun berjalan, Yayasan Damandiri memberikan bantuan pinjaman modal usaha senilai Rp2,5 milyar pada Koperasi Berkah Damandiri Pesantunan.

“Pinjaman senilai Rp2,5 milyar dari Yayasan Damandiri secara rutin kita guliran pada warga desa yang membutuhkan. Sampai dengan pertengahan tahun 2021 ini total dana yang telah bergulir di masyarakat mencapai Rp4,5 milyar,” ungkapnya.

Slamet mengungkapkan, mayoritas pemanfaatan dana pinjaman modal usaha tersebut adalah untuk menjalankan usaha di sektor pertanian. Hal itu tak lepas karena mayoritas pekerjaan utama warga DCML Pesantunan adalah sebagai petani, khususnya petani kecil bawang merah.

“Sebagian besar memang untuk modal menjalankan usaha di sektor pertanian. Meskipun ada juga yang digunakan untuk memulai usaha perdagangan seperti membuka warung kelontong, warung makanan-minuman. Termasuk juga untuk tambahan modal bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan,” pungkasnya.

Lihat juga...