Korban Terakhir Longsor Batu Bini HSS Ditemukan

BANJARMASIN – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Suyatno (62), korban terakhir bencana longsor di Batu Bini, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.

Koordinator Basarnas Tabalong, Andy Surya Sinaga, mengatakan proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan kurang lebih empat hari, korban ke empat atau terakhir yang juga sebagai penambang batu tersebut, diangkat dari timbunan material gunung.

“Tim berhasil mengevakuasi korban longsor dengan kondisi sudah meninggal dunia di himpitan batu besar yang menindih tubuhnya, korban ditemukan sekitar pukul 12.05 Wita,” katanya di Batu Bini, Jumat (14/5/2021).

Dia menjelaskan, korban sudah ditemukan pada Kamis (13/5), namun masih terjebak material longsor. Proses evakuasi sebelumnya menggunakan satu alat berat dengan menggali lubang pada satu titik, sehingga batu besar bisa digeser.

Lubang dibuat untuk mengubah posisi jatuhnya batu dengan berlawanan arah dari posisi korban. Lokasi penemuan jenasah korban tidak jauh dari tempat truk pengangkut material yang tertimpa longsor.

Korban berhasil dievakuasi dari bawah batu yang menindih tubuhnya, dengan peralatan manual atau seadanya. Korban langsung dibawa menuju rumah duka di Desa Batu Bini, Kecamatan Padang Batung, untuk proses pemakaman. Lokasi pemakaman korban sudah disiapkan.

Kapolsek Padang Batung, Ipda Firdaus Tarigan, mengatakan korban dievakuasi pada hari ke empat. Evakuasi berjalan dengan lancar. Korban terakhir berhasil dievakuasi dari material longsor bebatuan di Dusun Hariyang, Desa Batu Bini, Kecamatan Padang Batung.

Dia mengatakan, dengan penemuan korban terakhir ini, maka jumlah total korban meninggal menjadi empat orang, di mana sebelumnya tiga korban telah ditemukan meninggal dunia, yakni Muhammad Haris, Ahmad Saipullah alias Ipul, dan Samideri alias Midi. (Ant)

Lihat juga...