Kulteka, Destinasi Wisata Kuliner Alternatif di Bulungan

TARAKAN  – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara tertarik mengembangkan Kuliner Tepian Kayan (Kulteka) untuk jadi destinasi wisata kuliner di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

“Tempat (Kulteka) ini sederhana dan punya potensi bagus ke depan. Citra rasa makanannya juga punya ciri khas tersendiri dari satu tempat ke tempat lain, dan sangat enak,” kata Wakil Gubernur Kaltara, Yansen TP, usai menggelar makan malam bersama keluarga di Kulteka, Tanjung Selor, Minggu malam (9/5).

Dia mengungkapkan, tertarik ingin membenahi serta menata Kulteka menjadi wisata kuliner permanen yang nyaman dengan latar belakang Sungai Kayan.

“Bukan view saja yang menjadi tarik, tapi kenyamanan pengunjung sambil melihat air juga. Kalau perlu dibuatkan perahu sebagai tempat makan,” katanya.

Selain wisata kuliner, keberadaan Kulteka ke depan bisa membuka peluang bagi pelaku UMKM lain.

Misalnya jasa penyediaan alat memancing, maraknya kehadiran kedai kopi dan banyak lainnya di area tersebut.

“Peluang-peluang itu bisa dikembangkan. Intinya dibutuhkan kreativitas agar menjadi daya tarik sebagai objek wisata kuliner baik warga Kaltara maupun pendatang,” kata Yansen.

Prinsipnya suasana membangun, dan kesempatan terbuka dan hal itu yang paling ideal membangun sebuah nuansa pariwisata kota.

Dengan begitu, Wagub memastikan akan berdampak pada peningkatan roda perekonomian masyarakat.

“Apa yang dijual mereka (pedagang) di Kulteka ini dari petani dan nelayan kita. Artinya hidupnya UMKM di Kulteka dari petani kita. Kalau keduanya saling menghidupkan, berarti ekonomi daerah hidup, maka ada ketahanan ekonomi. Itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Wagub mengatakan bahwa majunya suatu kota bercermin dari tingkat gairah sektor wisata. Kawasan Kulteka bisa menjadi potensi untuk itu.

Destinasi wisata, lanjutnya tak hanya menggambarkan objek skala besar. Melainkan aktivitas yang dekat dengan masyarakat.

“Persoalan Kulteka ini merupakan aset Bulungan, karena berkaitan dalam rangka memberdayakan ekonomi kerakyatan, saya kira peran kabupaten dan provinsi bisa menyatu,” timpalnya.

Ia memperkirakan untuk membenahi Kulteka menjadi pusat kuliner permanen dapat dilakukan dalam satu tahun anggaran. (Ant)

Lihat juga...