Kunjungan Wisatawan ke Alun-Alun Kota Batu Mulai Meningkat

Pengunjung menikmati suasana di Alun-Alun Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (15/5/2021) – foto Ant

KOTA BATU – Jumlah pengunjung di Alun-Alun Kota Batu, Jawa Timur, pada H+2 Idul Fitri 1442 Hijriah atau Sabtu (15/5/2021) terpantau mengalami peningkatan. Kondisi tersebut bila dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.

Sekretaris Pengelola Alun-Alun Kota Batu, S Fatmawati mengatakan, sebelum libur Lebaran 2021, jumlah pengunjung di Alun-Alun Kota Batu berkisar 500 orang per-hari. Namun pada Sabtu (15/5/2021), diperkirakan mencapai 3.000-an orang. “Mulai ada peningkatan hari ini. Kalau awal Ramadhan sepi sekali, sekarang ada lonjakan,” katanya, Sabtu (15/5/2021).

Menurut dia, sebanyak 3.000 orang tersebut tidak datang secara bersamaan. Pengunjung biasanya hanya menghabiskan waktu tidak terlalu lama, berkisar antara 30 menit hingga satu jam. “Sementara, untuk kapasitas total mencapai 5.000 orang,” tambahnya.

Fatma menyebut, pihaknya menerapkan protokol kesehatan secara ketat, bagi para pengunjung ke kawasan Alun-Alun, yang merupakan salah satu destinasi favorit di Kota Batu. Penerapan protokol kesehatan dilakukan sejak wisatawan akan memasuki area Alun-Alun.

Wisatawan diminta mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih tangan. Kemudian, wisatawan wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Petugas jaga di Alun-Alun Kota Batu terus memberikan imbauan kepada masyarakat, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Disiapkan juga petugas yang berkeliling untuk memantau penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Penerapan prokes sangat diperhatikan mulai dari masuk sampai di dalam, wajib menggunakan masker, setelah itu diperiksa suhu tubuh. Dan dianjurkan untuk mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer, dan diimbau untuk menjaga jarak,” kata Fatma.

Salah seorang pengunjung Alun-Alun, Muhammad Afrianto (38), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang mengatakan, dia dan keluarga, menyempatkan berwisata ke Alun-Alun usai menemui saudara di Kota Batu. “Kami dari Kota Malang bersama keluarga. Tadi, dari rumah saudara di Junrejo, kemudian ke Alun-Alun ini,” katanya.

Afrianto menyebut, saat menuju Kota Batu dari Kota Malang, tidak ada kemacetan arus lalu lintas. Perjalanan cukup lancar hingga sampai di tempat tujuan. Ia mengaku terus menerapkan protokol kesehatan selama berada di luar rumah. “Saya terus menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pada tempat yang disediakan. Selain itu, saya juga membawa cairan pembersih tangan dan menggunakan masker,” tandasnya.

Saat libur Lebaran 2021 di tengah pandemi COVID-19 ini, terpantau kondisi di Kota Batu, Jawa Timur tidak dipadati para wisatawan. Kondisi arus lalu lintas terpantau lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan. (Ant)

Lihat juga...