Kunjungan Wisatawan ke Lokawisata Baturaden, Meningkat

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Pasca-lebaran tingkat kunjungan wisatawan ke Lokawisata Baturaden, Kabupaten Banyumas mulai mengalami peningkatan. Bahkan pada hari biasa kunjungan wisatawan sudah menyentuh di atas 1.000 orang. Padahal pada lebaran lalu, hanya kisaran 500 orang saja.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, untuk hari biasa tingkat kunjungan ke Lokawisata Baturaden mulai mengalami peningkatan pada kisaran 1.800 orang. Sedangkan pada akhir pekan mencapai di atas 2.000 orang pengunjung.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani di Baturaden, Minggu (23/5/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Selama seminggu terakhir ini, tingkat kunjungan wisata mulai naik, rata-rata 1.800 orang per hari. Semoga saja terus naik, karena kalau dari kapasitas lokasi, jumlah tersebut masih jauh di bawah 30 persen dari ketentuan yang diberlakukan. Pada objek wisata lainnya juga sama, mulai meningkat,” katanya, Minggu (23/5/2021).

Lebih lanjut Asis mengungkapkan, peningkatan kunjungan wisata tersebut kemungkinan besar karena larangan bepergian jarak jauh sudah tidak diberlakukan lagi sejak tanggal 17 Mei lalu. Dan angkutan umum, termasuk kereta api (KA) juga sudah mulai dioperasikan kembali. Sehingga secara berangsur, lalu-lintas masyarakat mulai ramai kembali.

Kondisi tersebut sangat jauh berbeda pada saat hari lebaran kemarin, dimana jumlah kunjungan wisatawan ke Lokawisata Baturaden hanya mencapai 503 orang dan pada hari kedua lebaran sebanyak 2.742 orang.

Sementara itu, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan secara berkala dilakukan rapid test antigen di kawasan Lokawisata Baturaden. Pasca-lebaran sampai dengan hari ini sudah dua kali Dinporabudpar bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas melakukan rapid test antigen di lokawisata.

Kepala Bidang Pariwisata Diporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono menjelaskan, pada hari Sabtu (22/5/2021), kembali dilakukan rapid test antigen di Lokawisata Baturaden. Rapid test dilakukan secara acak terhadap 50 wisatawan dan semuanya dinyatakan negatif. Hal serupa juga dilakukan pada minggu sebelumnya terhadap 50 wisatawan dan semuanya juga negatif.

Rapid test antigen ini dilakukan secara acak, dipilih baik pengunjung dari luar Kabupaten Banyumas ataupun dari wisatawan lokal dan alhamdulillah sudah dua kali ini, hasil rapid test antigen semuanya negatif. Hal ini sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan di kalangan masyarakat, bahwa berwisata di Baturaden aman, sebab kita juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai kewajiban menggunakan masker bagi seluruh pengunjung dan petugas harus mencuci tangan sebelum memasuki lokasi serta wajib menjaga jarak,” tuturnya.

Dari pantauan di lokasi, pada pintu masuk kawasan Lokawisata Baturaden juga masih diterapkan social distancing dimana antrean pengunjung diberi garis pembatas.

Lihat juga...