Lestarikan Angklung, Seniman Ini Gelar Aksi di Jalanan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JEMBER – Meskipun pandemi covid-19 masih terjadi, seniman musik di Jember tetap mengembangkan bakat musik yang dimilikinya dengan menghibur warga di sekitar pemberhentian trafic light menggunakan alat musik angklung. 

Jesna Fauzakki, salah satu seniman mengatakan, selama pandemi covid-19 para musisi di Jember hampir tidak pernah lagi bisa menghibur warga khususnya di panggung pertunjukan. Satu tahun lebih ruang untuk pergelaran musik tradisional tak pernah terselenggara.

“Sebelum pandemi, hampir rutin setiap hari kita beraksi dalam panggung pertunjukan. Bukan hanya di wilayah Kabupaten Jember. Pernah juga kita diundang untuk mengisi acara di wilayah Semarang, Kediri dan Blitar,” ujar Jesna Fauzakki kepada Cendana News, di Jalan PB. Sudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur, Minggu (23/5/2021).

Namun, diakuinya, selama masa pembatasan aktivitas kegiatan berlangsung, para musisi angklung kerap menghibur warga yang sedang berhenti di sekitar persimpangan lampu merah. Hal itu dilakukan selain untuk mengasah bakat musik yang dimiliki, tujuan lainnya adalah  memperkenalkan alat musik tradisional yang patut untuk dijaga kelestariannya dan senantiasa dikembangkan kegunaannya.

“Karena minimnya pentas musik angklung, maka kami berkeinginan untuk mengenalkan musik ini kepada masyarakat dengan cara digelar sebagai aksi di jalanan. Tentunya, alat musik angklung tidak kalah bagusnya dengan alat musik lainnya saat dimainkan. Banyak orang hingga sekarang yang tertarik untuk belajar bermain musik ini,” katanya.

Zakki menambahkan, beberapa waktu lamanya dirinya vakum dengan pertunjukan aksi musik. Baru beberapa hari yang lalu kembali dapat kesempatan tampil di pusat alun-alun Jember.

“Antusias masyarakat ternyata juga besar terhadap pertunjukan kami. Cukup banyak masyarakat yang hadir menyaksikan aksi pertunjukan kami di jalanan. Hal ini membuat kami semakin semangat untuk terus mengembangkan potensi musik angklung sebagai hiburan alternatif di tengah masyarakat,” ucapnya.

Robert, salah satu warga Jember mengatakan, dirinya menyukai permainan alat musik angklung. Di sela aktivitas kesibukannya, ia mengaku, kadang mampir di salah satu tempat pertunjukan musik yang sedang digelar.

Robert dijumpai Cendana News di Jalan PB. Sudirman, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Jawa Timur, Minggu (23/5/2021).- Foto: Iwan Feri Yanto

“Musik angklung sangat menarik karena memiliki ciri khas tersendiri saat dimainkan. Suara khasnya menurut saya dapat membuat orang tertarik untuk mendengarkan lebih intens. Untuk memainkan, bisa dibilang sulit khususnya bagi mereka yang tidak memiliki kemampuan dasar bermain musik,” ucapnya.

Lihat juga...