Lebaran CDN

Miliki 183 Mitra, Omset Warung Kita Cilampunghilir Capai Rp100 Juta Lebih

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Manager Umum Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, Yana Khairul Taufiq Ismail. Foto: Jatmika H Kusmargana

TASIKMALAYA — Meski baru beroperasi setahun terakhir, unit usaha Warung Kita, Koperasi Amanah Galunggung Mandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Cilampunghilir, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat tercatat telah mampu mengembangkan omset usaha hingga mencapai 60 persen lebih.

Mendapatkan gelontoran dana awal sebesar Rp60juta dari Yayasan Damandiri, unit usaha Warung Kita, Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, per April 2021 ini tercatat telah memiliki omset penjualan mencapai Rp100 juta lebih, atau meningkat 60 persen dari modal awal.

“Unit usaha Warung Kita di DCML Cilampunghilir ini didirikan tepatnya pada Januari 2020 lalu. Sayangnya, baru beberapa bulan beroperasi, kita langsung harus menghadapi situasi pandemi Covid-19. Sehingga kita sangat terdampak. Meskipun saat ini kondisinya sudah mulai membaik, menyusul banyaknya warga desa yang kembali dari perantauan,” ungkap Manager Umum Koperasi Amanah Galunggung Mandiri, Yana Khairul Taufiq Ismail, belum lama ini.

Sebagaimana unit usaha Warung Kita di DCML lainnya, Warung Kita Cilampunghilir, mengusung konsep sebagai warung grosir bagi para pelaku UMKM di desa yang terletak di kawasan sisi tenggara gunung Galunggung itu. Menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari seperti sembako, Warung Kita Cilampunghilir, memiliki prinsip untuk membantu dan memudahkan warga desa yang memiliki usaha.

“Warung Kita Cilampunghilir ini didirikan dengan prinsip untuk tidak menjadi saingan warung-warung milik warga desa yang juga anggota koperasi. Tetapi kita justru bermitra dengan pemilik warung-warung tersebut. Antara lain adalah dengan menyediakan dan menyuplai kebutuhan mereka,” jelasnya.

Saat ini, lanjut Taufiq, unit usaha Warung Kita Cilampunghilir, tercatat telah memiliki sebanyak 183 warung mitra yang tersebar di seluruh wilayah pelosok desa. Sebanyak 183 warung warga tersebut rutin disuplai berbagai macam kebutuhan seperti sembako, baik itu beras, gas elpiji, tepung terigu, telur, hingga bumbu dapur.

“Memang dari 183 warung mitra itu, hanya sekitar 120 saja yang aktif dan rutin memesan barang ke kita. Namun jumlah itu sudah cukup besar. Biasanya begitu ada pesanan, kita akan langsung mengirim barang tersebut ke lokasi warung milik warga. Ini merupakan salah satu bentuk inovasi kita dalam hal pelayanan,” ujarnya.

Dengan konsep dan inovasi semacam itu, unit usaha Warung DCML Kita Cilampunghilir, terbukti mampu berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi warga desa selama pandemi Covid-19. Selain memudahkan warga dalam memenuhi kebutuhan mereka, keberadaan unit usaha Warung Kita Cilampunghilir juga membuat warga tak perlu pergi ke luar desa untuk mendapatkan barang grosir.

Lihat juga...