Mulai Besok Daop 5 Purwokerto Kembali Operasikan 13 KA

Editor: Koko Triarko

Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Ayep Hanapi, di Purwokerto, Senin (17/5/2021). –Foto: Hermiana E. Effendi

PURWOKERTO – Setelah larangan mudik lebaran berakhir hari ini, Senin (17/3/2021), mulai besok PT KAI Daop 5 Purwokerto akan kembali mengoperasikan 13 kereta api (KA). Kereta yang dioperasikan terdiri dari 10 KA jarak jauh, 2 KA aglomerasi dan 1 KA lokal.

Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Ayep Hanapi, mengatakan pada masa pengetatan pascalarangan mudik, KA akan dijalankan mulai tanggal 18 Mei mendatang. Dan, untuk pelanggan KA jarak jauh tidak perlu lagi menyertakan surat izin perjalanan.Tetapi untuk surat keterangan bebas Covid-19 berupa surat keterangan negatif RT-PCR atau rapid test, tetap harus dilampirkan.

“Sebanyak 13 KA akan kembali dioperasikan mulai besok, sehingga masyarakat bisa kembali melakukan perjalanan dengan KA. Untuk surat izin perjalanan sudah tidak diperlukan lagi, namun untuk surat keterangan bebas Covid-19 tetap harus disertakan,” jelasnya, Senin (17/5/2021).

Lebih lanjut, Ayep Hanapi menjelaskan 10 KA jarak jauh yang mulai dioperasikan besok, yaitu KA Purwojaya relasi Cilacap-Gambir yang  berangkat pukul 14.30 WIB dan dioperasikan pada tanggal 18, 23 dan 30 Mei 2021, kemudian KA Wijaya Kusuma relasi Cilacap-Ketapang, berangkat pukul 15.10 WIB dan dioperasikan pada tanggal 18 sampai dengan 23 Mei 2021, serta KA Sawunggalih Pagi relasi Kutoarjo-Pasar Senen, berangkat Pukul 07.00 WIB pada tanggal 18 sampai dengan 24 Mei 2021.

Selain itu juga ada KA Sawunggalih Malam relasi Kutoarjo-Pasar Senen, kemudian KA Kertanegara relasi Purwokerto-Malang yang berangkat pukul 18.20 WIB pada tanggal 18 sampai dengan 24 Mei 2021 dan 28 sampai dengan 30 Mei 2021,KA Kutojaya Utara relasi Kutoarjo-Jakarta.

KA Serayu Pagi relasi Purwokerto-Kiaracondong-Pasar Senen, KA Serayu Sore relasi Purwokerto-Kiaracondong- Pasar Senen, KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kiaracondong  dan KA Logawa relasi Purwokerto-Jember.

Sedangkan untuk KA Aglomerasi yang dijalankan, yaitu KA Kamandaka relasi Purwokerto- Semarang, dan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Solo, serta KA lokal, yaitu  KA Bandara YIA relasi Kebumen-Yogya.

Sementara untuk membantu melengkapi surat bebas Covid-19, pihak Daop 5 Purwokerto menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp85 ribu di tiga stasiun, yaitu Stasiun Purwokerto, Kroya dan Kutoarjo. Sedangkan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp30 ribu di enam stasiun, yaitu Stasiun Purwokerto, Kutoarjo, Gombong, Kebumen, Kroya dan Sidareja.

“Mulai besok diberlakukan aturan, bagi calon penumpang yang tidak dapat menunjukkan surat keterangan negatif RT-PCR atau Rapid Test Antigen atau GeNose C19, serta tidak memakai masker, atau penumpang reaktif/positif, tiketnya akan dikenakan bea batal sebesar 25 persen, sehingga penerapan protokol kesehatan memang mutlak kita lakukan,” jelasnya.

Untuk proses pembatalan dilakukan di loket stasiun pembatalan dan melalui contact center paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan KA. Sedangkan calon penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius pada saat boarding, tiket akan dikembalikan 100 persen, tanpa ada bea batal.

Salah satu pelanggan KA, Ambarana, menyambut baik pengoperasian KA mulai tanggal 18 Mei besok. Sebab, hingga saat ini ia memang menunda mudik lebaran, karena adanya larangan mudik dari pemerintah. Sehingga jatah cuti libur lebaran justru diambil setelah larangan mudik berakhir.

“Jadi, besok bisa mudik dengan naik KA, lebih cepat, aman dan dipastikan tidak terkena penyekatan di jalan,” tuturnya.

Lihat juga...