Pelaku Perjalanan Kapal Wajib Test Antigen Masa Berlaku Tiga Hari

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Pelaku perjalanan dengan moda transportasi kapal laut di pelabuhan Bakauheni wajib membawa surat negatif Covid-19. Hanya rapid test antigen berlaku. Sebelumnya test GeNose C-19 diberlakukan, namun sesuai aturan baru hanya diberlakukan rapid test antigen.

Suwoyo, Kepala Koordinator Kantor Kesehatan Kelas II Panjang wilker Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (28/5/2021). Foto: Henk Widi

Suwoyo, kepala Koordinator Kantor Kesehatan Kelas II Panjang, Wilayah Kerja Bakauheni, Lampung Selatan menyebutkan, aturan terkait kesehatan tersebut masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dengan kapal kewajiban rapid test diperpanjang hingga Senin (31/5/2021) mendatang. Memudahkan pelaku perjalanan, surat hasil test Covid-19 berlaku selama tiga hari.

“Pelaku perjalanan semula hanya diberi batas waktu sehari dengan rapid test bebas Covid-19 namun sebagian terkendala jarak dan waktu setibanya di Bakauheni sehingga diperpanjang menjadi tiga hari sebagai syarat menyeberang dengan kapal,” ulas Suwoyo saat ditemui Cendana News, Jumat (28/5/2021).

Suwoyo bilang, pengetatan pelaku perjalanan dilakukan oleh Satgas Covid-19 di antaranya petugas kesehatan. Bagi pelaku perjalanan via Jalan Tol Sumatera (JTTS) check point dilakukan pada KM 172 B, KM 87 B, KM 20 B, exit tol Hatta dan pelabuhan Bakauheni. Sejumlah kendaraan berpenumpang yang telah dilakukan pemeriksaan rapid test antigen diberi stiker khusus.

Apabila hasil tes Covid-19 menunjukkan reaktif maka akan dilakukan isolasi di sejumlah fasilitas kesehatan di Lampung Selatan. Sejak perpanjangan pengetatan dan syarat kesehatan pelaku perjalanan, sebanyak 208 orang telah diisolasi dari proses rapid test pada sejumlah titik. Sebanyak 123 orang pelaku perjalanan diisolasi pada Rusunawa Kalianda, 85 orang di Negeri Baru Resort.

“Sebagian pelaku perjalanan juga diisolasi ke wisma haji Bandar Lampung karena ruang isolasi sudah over kapasitas,”bebernya.

Bagi pelaku perjalanan dengan transportasi umum jenis bus, Suwoyo bilang dilakukan tes acak. Pelaku perjalanan juga wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan elektronik atau Health Alert Card (e-HAC) untuk setiap pelaku perjalanan. Bagi anak anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan melakukan tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan.

Pilihan bagi pelaku perjalanan setibanya di pelabuhan Bakauheni petugas menyediakan dua lokasi rapid test. Lokasi pertama di area pembelian tiket yang dilakukan oleh pihak swasta. Pelaku perjalanan wajib membayar Rp79.000. Sebaliknya tes gratis oleh Kementerian Kesehatan oleh petugas KKP dilakukan sebelum masuk area pelabuhan.

Larasati, salah satu pelaku perjalanan mengaku memilih rapid tes antigen gratis. Namun ia menyebut harus bersabar karena antrean yang cukup panjang. Banyaknya pelaku perjalanan yang akan membuat surat bebas Covid-19 berimbas area pemeriksaan membludak. Ia mengaku tidak mengetahui jika menyeberang dengan kapal wajib melakukan rapid test.

“Saya tidak tahu karena kemarin bisa menyeberang dari Jawa ke Sumatera tanpa tes,” ulasnya.

Jaga ketertiban dan protokol kesehatan, AKP Ferdiansyah, kepala Kepolisian Sektor Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menyebut personel disiagakan. Antusiasme pelaku perjalanan mendapat surat bebas Covid-19 secara gratis berimbas pada ramainya warga di area test. Pelaku perjalanan yang menunggu sebutnya tetap diimbau menjaga jarak, pakai masker.

Lihat juga...