Pertamina Dorong Penggunaan BBM Ramah Lingkungan

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Pertamina mendorong penggunaan bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan, bagi konsumen.  Salah satunya dengan produk Pertamax Series, karena memiliki kandungan sulfur yang rendah, sehingga buangan gas emisi karbon lebih sedikit.

“Kandungan sulfur Pertamax maksimal 500 ppm, sementara kandungan sulfur Pertamax Turbo tidak lebih dari 50 ppm, atau setara Euro IV,” papar Unit Manager Communication, Relations, dan Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Brasto Galih Nugroho, secara daring di Semarang, Selasa (25/5/2021).

Selain menghasilkan pembakaran yang sempurna, Pertamax juga memiliki kelebihan lainnya berkat formula Pertatic (Pertamina Technology), formula zat aditif yang memiliki kemampuan untuk membersihkan endapan kotoran pada mesin.

“Sehingga mesin jadi lebih awet, menjaga mesin dari karat serta pemakaian bahan bakar yang lebih efisien” tambahnya.

Unit Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Pemasaran Regional JBT, Brasto Galih Nugroho, secara daring di Semarang, Selasa (25/5/2021). -Foto Arixc Ardana

Sementara, untuk mesin diesel, masyarakat bisa menggunakan Dexlite CN 51 dan Pertamina Dex atau Pertadex CN 53. Kedua BBM tersebut juga masuk kategori ramah lingkungan.

“Berbeda dengan produk gasoline seperti Pertamax dan Pertamax Turbo,  yang dilihat dari nilai oktan atau Research Octane Number (RON), kualitas gasoil dapat diukur dari nilai Cetane Number (CN) produknya. Dua produk BBM gasoil dengan CN tertinggi adalah Dexlite CN 51 dan Pertamina Dex atau Pertadex CN 53. Kedua produk ini juga memiliki kandungan sulfur yang rendah,” tandasnya.

Pihaknya pun mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai jenis kendaraan dan sesuai standar lingkungan.

“Jadi dalam pemilihan BBM, tidak hanya mempertimbangkan kesesuaian dengan jenis kendaraan, tetapi juga telah memenuhi standar lingkungan yang berlaku di Indonesia,” tandasnya.

Lebih jauh ditandaskan, sejauh ini seiring dengan peningkatan pemahaman konsumen terkait kualitas BBM dan kesadaran lingkungan, terjadi peningkatan konsumsi BBM, khususnya pada produk dengan Research Octane Number (RON) di atas 90 yaitu Pertamax RON 92 dan Pertamax RON 98.

“Sejak 26 April hingga 23 Mei 2021, kami mencatat adanya peningkatan konsumsi untuk kedua produk Pertamax dan Pertamax Turbo, khususnya di wilayah operasi kami di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Peningkatan Pertamax berkisar 26%, sementara Pertamax Turbo meningkat sekitar 33% dari rata-rata konsumsi di bulan Januari hingga Maret yang lalu,” terang Brasto.

Menurut Brasto konsumen memilih Pertamax dan Pertamax Turbo karena memiliki kelebihan dari masing-masing produknya.

“Produk Pertamax menghasilkan pembakaran di ruang mesin kendaraan menjadi lebih sempurna dan tidak meninggalkan residu,” tegasnya.

Terpisah, salah seorang konsumen  Adriyan, mengaku selama ini dirinya menggunakan BBM jenis Pertamax Turbo untuk kendaraan roda dua miliknya.

“Sejak awal membeli kendaraan, saya memang menggunakan BBM jenis Pertamax Turbo. Tujuannya agar mesin kendaraan lebih terjaga, lebih halus dan lebih irit, karena pembakaran lebih efektif. Akselerasinya juga bagus,” paparnya, saat ditemui di SPBU Tembalang Kota Semarang.

Terkait penggunaan BBM ramah lingkungan tersebut, dirinya mengaku sudah mengetahuinya, khususnya kandungan sulfur yang rendah. “Ini juga menjadi salah satu alasan saya menggunakan BBM dengan oktan tinggi, termasuk Pertamax,” pungkasnya.

Lihat juga...