Petani di Mukomuko Swadaya Perbaiki Irigasi

MUKOMUKO – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan sejumlah kelompok tani di Kecamatan Lubuk Pinang secara swadaya memperbaiki irigasi yang rusak, agar air bisa mengalir dengan lancar ke lahan persawahan mereka.

“Terpaksa petani swadaya memperbaikinya secara darurat menggunakan terpal, agar air irigasi dapat mengalir kembali ke lahan persawahan milik petani setempat,” kata Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Dodi Hardiansyah di Mukomuko.

Hujan deras yang melanda sejumlah tempat di daerah ini sejak beberapa hari yang lalu, membuat tebing irigasi yang masih berstatus tanah di Desa Pauh Terenja, Kecamatan Lubuk Pinang runtuh.

Ia mengatakan, beberapa petugas dinas ini telah melakukan pengecekan untuk memastikan tebing irigasi untuk mengalirkan air ke lahan persawahan itu runtuh.

“Setelah kami dapat laporan, lalu beberapa petugas di dinas ini melakukan pengecekan kondisi tebing saluran irigasi yang runtuh tersebut dan memang kondisinya tanah tebing tersebut menutup saluran, sehingga membuat tidak bisa mengalir ke lahan persawahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, solusi awal ini dengan cara memperbaiki irigasi tersebut secara darurat, agar air dapat mengalir lancar menuju lahan persawahan petani di wilayah tersebut.

Ia mengatakan, lahan persawahan yang masuk dalam daerah irigasi (DI) di wilayah ini termasuk salah satu lahan pertanian terluas di daerah ini, yakni mencapai lebih dari 600 hektare.

Instansinya mengusulkan pembangunan jaringan irigasi tersier di daerah irigasi ini, guna meningkatkan status saluran dari tanah menjadi pasangan batu.

“Rencananya kita mengusulkan pembangunan jaringan irigasi tersier di dalam daerah irigasi di wilayah ini menggunakan dana tugas perbatuan (TP) provinsi tahun ini,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...