Polisi Putar Balik 350 Kendaraan di Pintu Masuk GT Kopo Bandung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANDUNG — Polrestabes Bandung terus melakukan penjagaan ketat di sejumlah pintu masuk wilayahnya, dalam rangka menghalau arus kendaraan mudik lebaran. Salah pos penjagaan dilakukan di Gerbang Tol (GT) Kopo.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya beserta jajaran memberikan keterangan pers usai meninjau arus keluar masuk kendaraan di GT Kopo Bandung, Rabu (12/5/2021). Foto Amar Faizal Haidar:

Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, sudah terdapat 18 ribu kendaraan yang masuk dan 15 kendaraan yang keluar dari ruas jalan tol tersebut.

“Berdasarkan angka tersebut, terdapat sekitar 350 kendaraan di GT Kopo yang diputar balik karena tidak dapat memenuhi dokumen persyaratan seperti surat hasil rapid test antigen ataupun surat keterangan tugas dari pimpinan,” kata Ulung, Rabu (12/5/2021) di lokasi penyekatan itu.

Meski tak menyebut angkanya secara rinci, namun Ulung menyatakan, adapula travel gelap yang terkena pemeriksaan oleh petugas.

“Dipastikan, anggota bakal terus berjaga di titik sekat selama 24 jam guna menghalau pemudik yang tidak dapat memenuhi dokumen persyaratan,” tukasnya.

“Anggota berjaga sampai besok, dalam menghadapi Hari Raya kami sepakat untuk buka tutup jalan dari ring 1 sampai ring 3 untuk menekan mobilitas masyarakat agar tidak berlebihan, lalu untuk mencegah terjadinya kerumunan agar kondusif dan penyebaran,” sambung Ulung.

Sebelumnya, berdasarkan laporan Jasa Marga, pada H-7 sampai dengan H-2 lebaran tercatat total 462.560 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. Angka ini turun 43,7 persen dari lalu lintas (lalin) normal sebesar 821.892 Kendaraan.

“Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 35,4 persen menuju arah Timur, 35,8 persen menuju arah Barat dan 28,8 persen menuju arah Selatan,” ujar Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru dalam keterangan pers yang diterima Cendana News, Rabu (12/5/2021).

Meski mudik dilarang, namun Dwimawan tetap mengimbau agar para pengendara di tol Jakarta-Cikampek dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.

“Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan) saat berada di Tempat Istirahat, isi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara,” pungkas Dwimawan.

Lihat juga...