PPDB di DKI Jakarta Sediakan Banyak Jalur untuk Masuk Sekolah Negeri

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, saat ditemui Cendana News ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). foto: Sri Sugiarti

JAKARTA — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2021/2022 DKI Jakarta telah dibuka dengan sistem online dengan menerapkan berbagai jalur yang bertujuan untuk kesetaraan, agar semua warga memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, pihaknya telah mensosialisasikan program PPDB tahun ajaran 2021/2022 kepada aparatur sipil negara (ASN) dan semua elemen masyarakat, untuk menyatukan persepsi agar dapat memberikan penjelasan kepada warga Jakarta, seperti sistem zonasi, jalur prestasi, jalur inklusi, dan aturan kepindahan orang tua.

Anwar berharap ASN, lurah, camat, RT/RW dan anggota dewan termasuk didalamnya harus berperan memberikan pemahaman kepada warganya seputar PPDB.

“Jangan sampai warga kita yang dalam kondisi Covid-19 ini, ekonomi lagi sulit, sulit juga anaknya masuk sekolah negeri, ada banyak jalur,” ujar Anwar, kepada Cendana News ditemui di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).

Lebih lanjut ia menegaskan, sosialisasi bertujuan untuk membentuk kesetaraan bagi semua warga. Agar mereka memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas di DKI Jakarta.

Di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan PPDB dilakukan secara online. Karena minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah negeri sangat tinggi.

“Maka itu harus dilakukan seleksi secara ketat dan profesional. Sistem PPDB juga telah dirancang dengan baik, dan orang tua bisa mendaftarkan anaknya dari rumah tanpa harus berkumpul di sekolah,” ujar Anwar.

Dalam PPDB banyak jalur yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyekolahkan anaknya. Yakni, sebut dia, khusus bagi anak yang memiliki prestasi di bidang pendidikan, olahraga, kesenian dan lainnya.

Bagi keluarga tidak mampu, bisa melalui jalur khusus. Ada juga jalur zonasi, bagi anak yang berdomisili di lingkungan sekolah. Termasuk anak yang orangtuanya pindah tugas kerja juga mendapatkan hak yang sama.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Pendidikan Jakarta Timur Wilayah II, Putoyo menambahkan, PPDB kali ini hanya untuk masyarakat DKI Jakarta, karena kuotanya masih kurang. Sehingga tidak menerima siswa dari luar DKI Jakarta, kecuali orang tuanya pindah tugas kerja.

“Kuotanya masih kurang, jadi PPDB ini hanya bagi warga Jakarta, dan anak yang orang tuanya tugas kerja dari daerah ke Jakarta,” ujar Putoyo, pada acara kelanjutan sosialisasi PPDB di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).

Dikatakan dia, pihaknya menyiapkan kuota 2 persen untuk siswa pindahan dari luar DKI yang orangtuanya pindah tugas. Dimana pelaksanaan PPDB yang berlangsung mulai 24 Mei hingga 4 Juni 2021, khusus jenjang SMP, SMA dan SMK.

Sedangkan jenjang SD, jalur afirmasi dibuka secara online mulai tanggal 7 Juni 2021.Adapun untuk jenjang SMP, SMA dan SMK pendaftaran jalur afirmasi dibuka pada tanggal 14-16 Juni 2021.

“Informasi PPDB ini harus sampai ke masyarakat luas. Kami juga telah koordinasi dengan Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) untuk pemeriksaan data kependudukan calon peserta didik baru,” ujarnya.

Lihat juga...