PPDB SD-SMP Kota Semarang, Siswa Berprestasi tak Dibatasi Zonasi

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SDN-SMPN Kota Semarang tahun ajaran 2021/2021, masih menerapkan jalur sistem zonasi, dengan membatasi pemilihan satuan pendidikan (sekolah) berdasarkan zona tempat tinggal siswa.

“Pada PPDB 2021/2022 ini masih menerapkan sistem zonasi berdasarkan jarak tempat tinggal siswa ke sekolah terdekat. Jadi siswa didorong untuk mendaftar ke sekolah terdekat. Meski demikian, pengecualian bisa kita berikan kepada siswa yang memiliki prestasi,” papar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, saat dihubungi di Semarang, Jumat (28/5/2021).

Dijelaskan, calon siswa yang memiliki prestasi berjenjang baik di tingkat nasional maupun internasional, diberikan privilege atau hak istimewa memilih sekolah di luar zonasi.

“Bagi siswa yang memiliki prestasi, juara berjenjang baik nasional atau internasional. Silakan memilih sekolah yang diinginkan. Termasuk jika sekolah tersebut berada luar zonasi diperbolehkan. Mau pilih SMPN di mana pun silakan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, ada perbedaan pelaksanaan PPDB TA 2021/2022 jenjang SDN-SMPN Kota Semarang, dengan PPDB TA 2020/2021 atau tahun sebelumnya.

“Tahun ini, kita memperkenalkan layanan pra pendaftaran sebab kita tidak lagi menerapkan proses pemberkasan. Pada masa pra pendaftaran ini, orangtua siswa dapat melihat data dari masing-masing anak atau siswa. Jika kurang benar, ada kekeliruan bisa segera dilakukan koreksi selama masa pra pendaftaran,” lanjutnya.

Cara pendaftarannya pun relatif mudah, cukup dengan memasukkan Nomor Induk Keluarga (NIK) dan tanggal lahir calon siswa.

“Seluruh data akan langsung muncul, sebab sudah terkoneksi e-rapor, aplikasi sang juara, data Dispendukcapil mengenai kependudukan, hingga Dinas Sosial mengenai warga miskin,” tambah Gunawan.

Lihat juga...