Raih API Award, Dawet Ayu Banjarnegara Siap Dipatenkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANJARNEGARA – Setelah minuman dawet ayu khas Banjarnegara meraih penghargaan sebagai juara 1 minuman tradisional terpopuler dan juara favorit dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020, Kabupaten Banjarnegara bersiap untuk mematenkan minuman segar manis tersebut supaya tidak diklaim oleh daerah lain.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono mengatakan, meskipun sudah terdapat beberapa ikon dawet ayu di Banjarnegara, namun pihaknya berencana untuk membangun miniatur dawet ayu di perbatasan wilayah Banjarnegara. Sehingga orang yang datang ke Banjarnegara akan langsung melihat miniatur dawet ayu dan tergerak untuk mencari minuman khas Banjarnegara tersebut.

Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono di Banjarnegara, Minggu (30/5/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Kita akan bangun miniatur dawet ayu di perbatasan Banjarnegara-Wonosobo. kemudian juga di perbatasan Banjarnegara dengan Banyumas dan Purbalingga dan akan kita tuliskan juga bahwa dawet ayu tersebut sudah meraih penghargan API, sehingga secara jelas sudah terpublikasikan bahwa dawet ayu merupakan milik Banjarnegara,” katanya, Minggu (30/5/2021).

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, untuk memudahkan masyarakat dari luar daerah menemukan dawet ayu yang berkualitas, pihaknya juga akan membangun sentra dawet ayu yang berisi deretan penjual dawet ayu dengan berbagai aneka rasa.

“Sentra dawet ayu ini akan kita bangun di depan PT Indonesia Power, supaya brand dawet ayu semakin lekat dengan Banjarnegara, sebab selama ini penjual dawet ayu bertebaran di pinggir-pinggir jalan, sehingga perlu kita berikan tempat dan kita tata dengan lebih rapi,” ucapnya.

Selain membangun miniatur dan sentra dawet ayu, Pemkab Banjarnegara juga akan mengurus hak paten atas dawet ayu dalam waktu dekat ini. Hal tersebut dirasa penting, untuk menghindari klaim-klaim, sebab keberadaan penjual dawet ayu juga menyebar sampai ke kabupaten lain di sekitar Banjarnegara.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini dawet ayu Banjarnegara mendapatkan dua penghargaan sekaligus dalam ajang API award 2020. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh bupati Banjarnegara dari Labuan Bajo. Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Banjarnegara, sebab keberadaan dawet ayu memang sudah sangat identik dengan Banjarnegara.

Sementara itu, salah satu warga Kabupaten Banjarnegara, Amin menyampaikan, penjual dawet ayu memang banyak ditemui di Banjarnegara, baik di tepi-tepi jalan ataupun di pasar tradisional hingga pasar modern. Namun, secara kualitas dawet ayu antara yang satu dengan lainnya berbeda, sehingga jika ingin menjadikan dawet ayu sebagai ikon serius, maka menurutnya, diperlukan penyetaraan dalam sisi kualitas dan rasa.

“Beda penjual beda rasanya, dan hal ini seharusnya bisa diminimalkan, sehingga semua orang yang datang ke Banjarnegara akan menikmati dawet ayu dengan kualitas yang bagus,” ucapnya.

Lihat juga...