‘Rapid Test’ Gratis Diminati Pelaku Perjalanan Sebelum Naik Kapal

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Fasilitas pelayanan rapid test antigen dengan hasil test negatif masih diberlakukan bagi pelaku perjalanan asal Sumatera tujuan Jawa. Pelayanan rapid test antigen gratis yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang jadi favorit warga. Meski harus mengantre dan menunggu berjam jam, pelaku perjalanan memilih menunggu.

Sukmawati, salah satu pelaku perjalanan asal Bandar Lampung tujuan Bogor menyebut butuh waktu satu jam. Ia menyebut dibandingkan dua hari sebelumnya pelayanan lebih lengang. Ia menyebut memilih pelayanan rapid test di exit tol Hatta atau pintu keluar Jalan Tol Trans Sumatera. Hanya ada puluhan pelaku perjalanan menunggu giliran. Sebagian memilih melakukan rapid test di dekat pelabuhan.

Sukmawati bilang memilih bepergian pada akhir Mei, sebab lebih lengang. Pekerja pada sektor informal itu menyebut telah memberitahu majikan. Meski tetap harus melakukan rapid test sebelum membeli tiket kapal ia menyebut surat bebas Covid-19 wajib dibawa sebelum masuk Jakarta. Ia memilih rapid gratis imbas terbatasnya uang saku yang dimiliki.

“Satu kali biaya rapid test sudah bisa dipergunakan untuk melakukan perjalanan khususnya untuk tiket kapal serta tiket kendaraan, meski harus menunggu beberapa saat yang penting gratis sehingga saya bersama dua rekan tidak khawatir saat ada pemeriksaan pada sejumlah titik check point,” terang Sukmawati saat ditemui Cendana News, Senin (31/5/2021).

Sukmawati menyebut beberapa rekannya telah kembali ke Jakarta tiga hari sebelumnya. Namun antrean rapid test cukup panjang dan butuh waktu lama. Setelah melakukan rapid test, ia menyebut mendapat selembar kertas yang berkop Kementerian Kesehatan. Dokter Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang memberikan cap tanda ia bebas Covid-19. Jenis rapid test antigen panbio abbott Covid-19 bisa diperoleh hasilnya setelah beberapa menit.

Tingginya minat warga melakukan rapid tes gratis disiasati dengan pembuatan tempat khusus. Selain di area exit tol Hatta, sejumlah tenda milik BNPB dan Kementerian Kesehatan disiapkan pada area luar pelabuhan. Pelaku perjalanan pejalan kaki, kendaraan roda dua, roda empat dan bus memilih melakukan rapid test gratis. Meski dengan menunggu selama berjam jam, rapid test gratis jadi pilihan untuk menghemat biaya perjalanan.

Berbeda dengan Sukmawati, Misno, salah satu pelaku perjalanan dengan kendaraan pribadi memilih rapid test berbayar. Diselenggarakan oleh salah satu penyedia layanan rapid test swasta pelayanan dilakukan pada area pelabuhan Bakauheni. Semula warga asal Lampung Tengah dengan kendaraan pribadi itu hendak memilih rapid test antigen gratis.

“Saya datang di area pemeriksaan, hari terakhir prediksi sudah tidak wajib rapid test ternyata masih berlaku,” ulasnya.

Warga yang akan menuju Bandung itu menyebut ia memilih rapid test berbayar yang sedikit antrean. Usai melakukan registrasi, pencatatan data, ia menunggu sekitar setengah jam hingga tiba giliran. Usai mendapat hasil tes negatif Covid-19 ia bisa membeli tiket kendaraan. Proses pembelian tiket sebutnya dilakukan memakai aplikasi Ferizy berbasis online.

Selain pemeriksaan pada area pelabuhan, pemberlakuan surat bebas Covid-19 untuk menyeberang diberlakukan pada Rest Area KM 20 B. Sejumlah kendaraan dengan penumpang dipilih secara acak untuk rapid test antigen. Saat tidak ada penumpang reaktif kendaraan diberi tanda stiker khusus berwarna kuning oleh Satgas Covid-19.

Denny Yusuf, salah satu personel Satgas Covid-19 dari unsur Satpol PP menyebut pihaknya masih bertugas hingga 31 Mei. Ia mengaku belum ada informasi perpanjangan waktu penyekatan dan surat perintah perpajangan waktu tugas pemeriksaan di Pelabuhan Bakauheni. Sejumlah pelaku perjalanan sebutnya masih tetap wajib melakukan rapid test antigen sebelum aturan tersebut dicabut.

Personel gabungan sebut Denny Yusuf bersiaga melakukan pemeriksaan pelaku perjalanan. Bagi pelaku perjalanan dengan motor, bus dan kendaraan pribadi yang belum memiliki surat bebas Covid-19 diarahkan ke tempat tes. Dominan pelaku perjalanan memilih rapid test gratis meski harus menunggu berjam jam.

Lihat juga...