Lebaran CDN

Rektor ULM Ingatkan Ancamanan Hilangnya Kesempatan Belajar

Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Sutarto Hadi. -Ant

BANJARMASIN – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan, Prof. Sutarto Hadi, dalam kesempatan memperingati Hari Pendidikan Nasional, mengingatkan adanya ancaman kehilangan kesempatan belajar saat pandemi Covid-19.

“Momen peringatan Hardiknas tahun ini, kita insan pendidikan harus tetap semangat. Pandemi ini jangan sampai memunculkan kehilangan kesempatan belajar walaupun nyata adanya,” kata dia di Banjarmasin.

Diakui Sutarto, pembelajaran secara daring tidak terlalu efektif pada anak. Teknologi, menurutnya hanya membantu dalam proses pendidikan namun tidak bisa menggantikan tatap muka yang punya banyak makna dalam tumbuh kembang peserta didik.

Ditegaskan Sutarto, pembelajaran tatap muka sangatlah penting. Atmosfer akademik di sekolah dan kampus harus terjaga. Ikatan emosional antara guru dan siswa, termasuk dosen dan mahasiswanya, adalah hal yang tak bisa tumbuh ketika pendidikan jarak jauh.

“Siapa yang bisa mengontrol anak belajar di rumah. Tidak semua orang tua punya kemampuan menjadi guru. Saya tidak yakin, belajar daring efektif. Kondisi ini sangat berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan,” papar Guru Besar Pendidikan Matematika itu.

Untuk itu, Sutarto berharap pandemi berakhir lebih cepat, sehingga sekolah dan kampus bisa dibuka kembali untuk pembelajaran tatap muka. Walaupun tetap dengan protokol kesehatan.

“Kalau sudah kembali ke sekolah, tentu tanggung jawab guru menjadi lebih besar bisa mengawasi anak dalam proses pembelajaran. Begitu juga perguruan tinggi. Kita harus optimis menyongsong pembelajaran tatap muka, agar bisa terlaksana semester depan atau tahun akademik 2021-2022,” pungkasnya.

Peringatan Hardiknas 2 Mei 2021 mengangkat tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim, menegaskan semangat merdeka belajar di masa pandemi harus terus digelorakan agar peserta didik tetap mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan, demi masa depan yang lebih baik. (Ant)

Lihat juga...