Rutin Kurangi Daun Agar Batang Tebu Tumbuh Maksimal

Editor: Koko Triarko

JEMBER – Petani di Jember, Jawa Timur, rutin melakukan perawatan berkala, agar bisa menghasilkan tebu yang baik dan besar. Salah satunya dengan memangkas daun-daun tebu yang rimbun, agar tidak menghambat pertumbuhan batang tebu.

Anwar, petani tebu di Pakusari, Jember, mengatakan, setiap tiga bulan sekali dirinya rutin melakukan pemotongan daun setiap kali tebu bertambah tinggi. Hal itu dilakukan untuk memperoleh hasil panen tebu yang besar dan berkualitas baik.

“Supaya pertumbuhan tebunya juga cepat, maka setiap daunnya harus di lakukan pemotongan. Sedangkan bagian ujung tunasnya tetap dibiarkan,” ujar Anwar, saat ditemui di Pakusari, Jember, Senin (31/5/2021).

Rinda, saat memotong daun tebu bersama lima warga lainnya di Desa Kertosari, Pakusari, Jember, Senin (31/5/2021).- Foto: Iwan Feriyanto

Anwar menjelaskan, sejak usia tiga bulan, daun-daun tebu mulai rimbun. Ini mengakibatkan pertumbuhannya lama dan hasil batangnya kecil. Maka pada setiap batangnya, beberapa daun yang ada perlu untuk segera dipotong dengan menyisakan daun di ujung tunasnya.

“Proses pemotongan daun dalam rangka mempercepat pertumbuham batang tebu, sejatinya juga berlaku pada batang pohon yang lain. Makin rutin membersihkan pertumbuhan daun di batang pohon, akan makin cepat pertumbuhan pohonnya ke atas.

“Membersihkan daun pada setiap batang tebu memang membutuhkan waktu banyak, sesuai luas tanaman yang dikelola. Tetapi penting juga untuk dilakukan, sebab hasil yang diperoleh nanti kualitasnya bagus dan batang tebunya berukuran besar, sehingga berpengaruh terhadap harga jual,” ujarnya.

Anwar menambahkan, selama menerapkan perawatan berkala, mampu menghasilkan untung yang besar.

“Setiap petani tentu memiliki cara sendiri, agar mengasilkan panen yang baik. Namun, cara yang sudah saya lakukan sejak lama mampu memberikan hasil yang baik dan untung besar. Dilihat dari pertumbuhan, batangnya besar dan panjang,” ucapnya.

Sementara itu, Rinda, buruh tani setempat mengaku kerap menerima tawaran untuk membantu membersihkan daun tebu. Walaupun  tidak setiap hari, pekerjaan itu memberikan penghasilan tambahan.

“Sekadar memotong daun tebu tidak ada kesulitan, karena masih ada warga lainnya yang ikut terlibat. Kesulitan yang terjadi harus menanggung rasa gatal. Karena daun dan batang tebu mengakibatkan rasa gatal, walaupun cara memotongnya pelan-pelan. Gatal yang dirasakan bukan sekadar gatal biasa, tetapi gatal disertai perih di kulit,” ujarnya.

Lihat juga...