Shin Tae-yong tak Toleransi Kesalahan Timnas dalam Menyerang-Bertahan

JAKARTA — Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong tidak akan menoleransi kesalahan para pemainnya dalam menyerang dan bertahan saat bertanding.

Untuk itu, dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Rabu, Shin terus mengasah kemampuan anak-anak asuhnya dalam latihan persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Dubai, Uni Emirat Arab.

“Kami latihan bertahan, termasuk ‘small sided game’. Tujuannya supaya pemain bisa lebih bagus dalam posisi bertahan dan menutup pergerakan lawan dengan cepat. Harapannya, mereka tidak boleh melakukan kesalahan usai menyerang dan bertahan,” ujar Shin.

Juru taktik asal Korea Selatan itu pun meminta skuad Garuda untuk berkonsentrasi dan fokus sepanjang pertandingan.

Shin juga menginstruksikan Evan Dimas dan kawan-kawan agar selalu berkomunikasi di lapangan.

“Komunikasi harus terus dibangun lebih baik lagi. Pemain mesti bisa bicara lantang, tegas dan jelas di atas lapangan. Memanggil temannya saat ingin meminta bola dan melihat posisi rekan yang kosong,” kata Shin.

Ketegasan Shin Tae-yong diakui oleh penyerang sayap timnas Osvaldo Haay.

Menurut Osvaldo, sang pelatih tak segan memberikan teguran dan sanksi jika pemain melakukan kesalahan saat berlatih.

“Pelatih Shin sangat detail. Tidak boleh ada kesalahan dalam latihan. Saya dua kali kena hukuman berlari, karena membuat kekeliruan saat berlatih. Namun saya berterima kasih kepada pelatih karena itu bagus untuk perbaikan diri sendiri,” tutur Osvaldo.

Timnas Indonesia akan menjalani tiga laga terakhir Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang seluruhnya berlangsung terpusat di Uni Emirat Arab (UEA) pada 3-11 Juni 2021.

Di Grup G, skuad Garuda akan melawan Thailand pada 3 Juni 2021, lalu Vietnam pada 7 Juni 2021 dan Uni Emirat Arab pada 11 Juni 2021.

Sebelum itu, mereka akan menghadapi dua laga uji coba di UEA yaitu menghadapi Afghanistan pada 25 Mei dan Oman pada 29 Mei 2021.

Timnas Indonesia sudah berada di Dubai sejak 17 Mei 2021. (Ant)

Lihat juga...