Terminal Kalideres Perkuat Pengawasan Prokes

Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain ketika diwawancarai awak media di Jakarta Barat, Jumat (21/5/2021). -Ant

JAKARTA – Pengelola Terminal Kalideres di Jakarta Barat, menambah jumlah personel internal dan gabungan untuk memperkuat pengawasan, khususnya protokol kesehatan (prokes) pemudik pada arus balik Lebaran.

“Petugas gabungan nanti berkeliling mengawasi dan mengingatkan pemudik untuk protokol kesehatan,” kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, di Jakarta Barat, Jumat (21/5/2021).

Sebelumnya, jumlah petugas dari Dinas Perhubungan mencapai 20 orang dan ditambah 20 orang petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP.

Saat ini, jumlah personel ditambah menjadi 40 orang petugas dari Dinas Perhubungan, dan 30 petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.

Penambahan personel itu seiring pergerakan penumpang pada arus balik yang mulai terlihat sejak larangan mudik berakhir pada Senin (17/5).

Selain personel tersebut, lanjut dia, juga ada dari Dinas Kesehatan DKI, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Puskesmas, BPBD Jakarta Barat dan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat.

Sebelumnya, untuk mengantisipasi terjadinya puncak arus balik, Polda Metro Jaya memperpanjang pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya hingga 24 Mei 2021 dari mulanya pada 6-17 Mei 2021.

Sementara itu, dua posko kesehatan untuk tes usap antigen dan GeNose juga disediakan di Terminal Kalideres.

Revi menjelaskan, fokus dalam tes usap antigen itu adalah bagi para pemudik yang baru tiba, kemudian diarahkan untuk melakukan tes usap antigen. Namun, tidak menutup kemungkinan para pemudik yang berangkat juga akan tes usap antigen secara acak.

Selama ini, lanjut dia, baru ada dua orang penumpang yang baru tiba positif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen pada Minggu (16/5). Mereka kemudian ditangani oleh Puskesmas Kalideres untuk tes PCR, dan ditindaklanjuti oleh Satgas Covid-19 di Kalideres.

Lihat juga...