Uji Sampel Produk, KPKP Jaktim Pastikan Produk Pangan Aman

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), memeriksa kualitas pangan di beberapa pasar tradisional, guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang akan berbelanja.

Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian, Sudin KPKP Jaktim, Agus Rochimat mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan keamanan pangan terpadu di empat pasar tradisional yaitu, di pasar Kramat Jati, pasar  Cijantung, pasar Ciracas, dan pasar Cibubur. Serta dua pasar lokasi binaan (Lokbin) yaitu pasar Makassar dan pasar Muncul.

“Pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin untuk mencegah peredaran produk pangan mengandung zat berbahaya,” ujar Agus, kepada Cendana News ditemui di area pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Senin (24/5/2021).

Pemeriksaan pangan ini meliputi pemeriksaan produk pertanian, peternakan dan perikanan dengan pengambilan sampel.

Adapun sebut dia, total jumlah sampel yang diuji sebanyak 284, yang terbagi 139 sampel pertanian, 47 sampel peternakan dan 98 sampel perikanan.

Semua sampel produk pangan segar yang diambil di masing-masing pasar, selanjutnya dilakukan pengujian di mobil laboratorium KPKP Jaktim yang berada di halaman depan pasar Kramatjati.

Pengujian ini, menurutnya, terkait dengan kandungan pestisida, formalin, borax, dan zat pewarna pada produk pangan.

“Total sampel ada 284 dari enam pasar yang telah diuji laboratorium hasilnya 97,78 persen aman. Jadi seluruh produk pangan di pasar tersebut aman dikonsumsi, tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya,” ungkap Agus.

Dia menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk peran aktif pemerintah koto Jakarta Timur dalam memberikan jaminan dan perlindungan terhadap konsumen dari makanan-makanan yang mengandung zat berbahaya di pasar.

Kegiatan pengujian produk pangan ini dilakukan secara berkala dan bergilir di sejumlah pasar tradisional.

Manajer Area 7 Kramat Jati, Fauzan SKM, berharap, pemeriksaan atau sidak pengamanan dan keamanan produk pangan terus dilakukan supaya masyarakat merasa aman ketika belanja di pasar tradisional.

Manajer Area 7 Kramat Jati, Fauzan SKM, saat ditemui di area pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (24/5/2021). Foto: Sri Sugiarti.

Sehingga masyarakat menjadi tahu pasar tersebut menyediakan barang-barang yang aman untuk dikonsumsi. Karena pasar selalu dimonitor oleh Pemda DKI Jakarta, Pemkot, KPKP dan BPOM.

“Alhamdulillah pasar Kramat Jati, uji sampel produk pangannya tidak negatif. Jadi aman dikonsumsi masyarakat. Pasar Kramat Jati ini sebenarnya sudah masuk pasar aman dari penilai BPOM pada lomba pasar aman seluruh Indonesia,” pungkas Fauzan.

Lihat juga...