‘Warung Kita’ DCML Madura Siap Jadi Distributor Minyak Goreng

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Setelah membuka usaha Warung Kita selama empat bulan terakhir, saat ini Warung Kita yang dikelola Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Madura, di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap sedang menuju proses menjadi distributor minyak goreng.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso mengatakan, perkembangan Warung Kita DCML Madura cukup bagus, karena harga barang yang ditawarkan bersaing. Sehingga diputuskan untuk mengurus perizinan menjadi distributor minyak goreng.

Ketua Koperasi Mandiri Lestari Sejahtera, Puji Heri Santoso di kantornya, Senin (24/5/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Sampai dengan akhir bulan April kemarin, omzet penjualan di Warung Kita sudah mencapai Rp 90 juta, ini merupakan perkembangan yang cukup bagus, sehingga kita akan fokus untuk berjualan dan menjadi distributor minyak goreng,” katanya, Senin (24/5/2021).

Pada awalnya, Warung Kita berjualan minyak goreng dan kopi. Semua barang diambil langsung dari pabrik, sehingga harga yang ditawarkan bisa lebih murah. Melihat permintaan pasar yang cenderung lebih banyak ke minyak goreng, akhirnya diputuskan untuk fokus berjualan minyak goreng.

Hanya saja, mendekati lebaran kemarin, stok minyak goreng terbilang langka dan harganya cukup mahal. Pihak Warung Kita bahkan sampai kehabisan stok barang.

Penjualan minyak goreng kemasan ini masih sebatas di area Kabupaten Cilacap bagian barat. Mulai dari warung-warung kelontong, hingga penjualan eceran juga dilayani oleh Warung Kita.

“Terakhir kita order minyak goreng sampai dengan 2.200 karton, untuk minyak goreng kemasan 1 liter, satu karton berisi 12 bungkus dan untuk kemasan 2 liter, satu karton berisi 6 bungkus minyak goreng,” kata Heri Puji.

Kelebihan dari barang yang dijual Warung Kita adalah pengambilannya langsung dari pabrik, sehingga harga yang ditawarkan sangat bersaing. Untuk satu karton minyak goreng dijual dengan harga Rp 140.000.

Salah satu member Warung Kita, Diki mengatakan, ia sangat terbantu dengan keberadaan Warung Kita, selain harga kompetitif, ia juga tidak perlu jauh-jauh jika membeli barang kebutuhan pokok untuk warungnya.

Diki mengaku, penjualan minyak goreng di warungnya cukup cepat, minggu lalu ia membeli minyak goreng ke Warung Kita senilai Rp 1,3 juta dan minggu ini, ia kembali membeli senilai Rp 1.490.000. Perputaran barang yang cepat ini, tentu meningkatkan omzet pendapatan warungnya.

Unit usaha baru dari DCML Madura ini, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil, seperti warung kelontong di Desa Madura serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, karena banyak juga anggota koperasi binaan Yayasan Damandiri  yang juga membuka usaha warung kelontong.

Lihat juga...