Waspadai Penyakit Rebah Batang pada Tanaman Hidroponik Sistem Greenhouse

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Pemanfaatan greenhouse dalam proses budidaya sayuran sistem hidroponik, diakui secara efektif mampu menekan serangan hama tanaman hingga 90 persen lebih. Hal tersebut disebabkan karena ruangan budidaya menjadi lebih steril dan tidak bersinggungan dengan lingkungan luar.

Meski begitu, para petani hidroponik tetap harus mewaspadai kemungkinan penyakit yang dapat muncul. Salah satunya adalah penyakit yang diakibatkan oleh bakteri atau jamur. Kedua jenis penyakitnya ini tetap dapat muncul meski para petani hidroponik memanfaatkan greenhouse sekalipun.

Salah seorang petani hidroponik perkotaan asal Mangkuyudan Mantrijeron Yogyakarta, Nurul Anisa mengatakan, beberapa kali mengalami serangan penyakit yang biasa disebut rebah batang di lahan greenhouse miliknya. Penyakit yang diakibatkan bakteri ini biasanya mengakibatkan batang tanaman menjadi layu atau tidak bisa berdiri tegak.

Umumnya penyakit rebah batang ini menyerang tanaman sayur seperti kangkung atau bayam saat masih berusia muda. Yakni saat tanaman sayur memasiki tahap persemaian.

“Biasanya saat hendak akan dipindahkan dari tempat persemaian ke lubang tanam akan kelihatan. Batang tanaman tampak seperti layu atau tidak bisa tegak seperti biasanya,” katanya.

Menurut wanita lulusan Fakultas Pertanian UGM ini, ada dua kemungkinan penyebab munculnya penyakit rebah batang. Yakni dari faktor kualitas bibit yang kurang bagus ataupun media tanam semai yang tidak mendukung.

“Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan memilih bibit sayuran yang berkualitas tinggi, memakai media tanam semai yang tepat serta memanfaatkan jamur tricoderma sebagai agen hayati,” katanya.

Pemanfaatan jamur tricoderma ini dinilai cukup efektif menahan serangan penyakit rebah batang, karena mengandung senyawa yang mampu menjaga sistem ketahanan tanaman terhadap hama patogen.

“Jamur tricoderma ini dapat dengan mudah didapatkan di toko-toko pertanian. Harganya relatif murah, serta cukup efektif mengatasi sejumlah penyakit akibat bakteri yang menyerang akar maupun batang tanaman,” pungkasnya.

Lihat juga...