Zuhair Al-Shun: Rakyat Palestina Berhak Hidup Bebas dan Merdeka

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Duta Besar Palestina di Indonesia, Zuhair Al-Shun menegaskan, bangsa Palestina akan terus berjuang untuk meraih kemerdekaan atas tindakan sewenang-wenang bangsa Israel. 

“Masyarakat dunia telah mengetahui apa yang terjadi di Gaza, Yerusalem dan daerahnya atas kekejaman Isreal. Kami, rakyat Palestina mengumumkan dan juga menekankan, bahwasannya kami tidak akan meninggalkan tanah Palestina. Kami akan terus berjuang untuk kemerdekaan Palestina,” ungkap Zuhair, saat konferensi pers penyerahan donasi secara simbolik dari dari MUI untuk kemanusiaan dan Pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron, di kantor MUI Pusat, Jakarta,  Selasa (25/5/2021).

Zuhair mengatakan, dukungan dan semangat yang diberikan masyarakat membuktikan bahwa bangsa Palestina berhak untuk merdeka.

“Rakyat Palestina berhak untuk hidup secara bebas dan merdeka. Kami juga apresiasi masyarakat dunia, khususnya Indonesia yang telah mendorong sekaligus mendukung bangsa Palestina untuk meraih kemerdekaan,” tegasnya.

Terkait donasi yang diberikan rakyat Indonesia melalui MUI untuk kemanusiaan dan pembangunan RS di Hebron.

Zuhair menilai itu merupakan bentuk ungkapan solidaritas dan dukungan MUI bagi perjuangan bangsa Palestina dalam mencapai kemerdekaannya dan dalam menghadapi agresi penjajahan Israel.

“Pembangunan RS di Hebron ini merupakan kebahagiaan rakyat Palestina atas dukungan dan bantuan dari rakyat Indonesia, dan pemerintahnya,” ucap Zuhair.

Ketua Umum MUI, KH.Miftachul Alhyar mengatakan, setelah menyerahkan secara simbolik, penggalangan dana untuk pembangunan RS di Hebron akan terus dilakukan oleh MUI.

Penyerahan dana kepada Palestina dilakukan melalui mekanisme akuntable yang bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Amman yang merangkap untuk negara Palestina.

“Jadi, dukungan MUI, bukan hanya bantuan kemanusiaan, tapi juga dukungan politis melalui pemerintah RI dalam menyelesaikan damai agresi penjajahan Isreal terhadap Palestina yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan keadilan,” ungkap KH. Miftachul, pada acara yang sama.

Selain itu, tegas dia lagi, MUI juga berkomitmen untuk memfasilitasi rujuk nasional Palestina. Karena MUI meyakini bahwa tanpa persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa Palestina.

“Maka agresi atas penjajahan Israel atas Palestina tidak akan tercapai. Sehingga diperlukan rujuk nasional Palestina, dan MUI siap memfasilitasi,” pungkasnya.

Lihat juga...