100 Tahun Soeharto, Doa Mengalir dari Berbagai Wilayah Indonesia

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

“Saya tidak mengetahui Pak Harto secara khusus kecuali melalui buku. Setelah lulus kuliah, saya kembali ada kegiatan di salah satu sekolah SD Inpres di Ponorogo. Saat ke perpustakaan saya melihat ada buku tebal, berkisah tentang keteladanan dan kepemimpinan Soeharto. Dari situ saya penasaran dan terus mencari referensi tentang Soeharto,” jelasnya.

Akhirnya, ia mengidolakan tokoh bangsa itu. Bahkan ia pun kerap bertandang ke monumen Soeharto, yaitu Bukit Soeharto. Bak gayung bersambut ia pun bisa berkenalan dengan Abdul Rohman, sosok yang banyak menulis dan menggali tentang kepemimpinan Soeharto.

“Saya kenal Pak Rohman di area monumen Soeharto dan banyak ngobrol. Hingga akhirnya nyambung dengan Pak Rohman, sosok yang sama, sangat mengidolakan Soeharto. Membaca tentang beliau kok bisa nyambung gitu,” ujarnya.

HM Soeharto bagi Edi Sujarwo adalah pemimpin yang tepat untuk bangsa Indonesia. Dengan keluasan teritorial negara Indonesia, memang dibutuhkan kepemimpinan seperti sosok Pak Harto untuk menyelesaikan segala persoalan bangsa.

“Meskipun saya tidak tahu pasti bagaimana kepemimpinannya. Tapi, penerapannya ke rakyat seperti blusukan itu sering dilakukan, meskipun tanpa diekspos media, hingga ia memahami apa yang harus dilakukan, menyesuaikan dengan keinginan rakyat,” tukasnya.

Lihat juga...