562 Pasien Covid-19 di Flotim Masih dalam Penanganan

Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli. -Ant

KUPANG – Wakil Bupati Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Agustinus Payong Boli, mengatakan sebanyak 562 pasien yang terkonfirmasi positif tertular Covid-19 masih dalam proses penanganan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di daerah setempat.

“Penanganan medis untuk ratusan pasien ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Larantuka sebanyak 32 orang dan 530 orang di tempat isolasi mandiri,” katanya, ketika dihubungi dari Kupang, Selasa (29/6/2021).

Ia mengatakan hal itu, berkaitan dengan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Flores Timur, serta upaya penanganan yang dilakukan pemerintah daerah.

Agustinus menjelaskan, selain 562 pasien yang ditangani secara medis, jumlah pasien yang telah sembuh per Senin (28/6) sebanyak 421 orang, sedangkan yang meninggal dunia 23 orang.

Upaya penanganan ratusan pasien yang masih positif Covid-19, lanjut dia tidak bisa dilakukan secara terpusat di RSUD Larantuka, karena kapasitas yang terbatas.

“Jadi, ada 32 yang ditangani di RSUD, dan kita nanti akan membuat ruangan darurat tambahan di RSUD,” katanya.

Lebih lanjut Agustinus memastikan, pemerintah daerah terus berupaya menekan penularan Covid-19 melalui berbagai langkah strategis berupa kebijakan pembatasan berbagai kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang.

Ia mencontohkan, seperti pembatasan jam aktivitas perdagangan di pasar tradisional yang hanya berlangsung hingga pukul 13.00 WITA. Demikian pula tokoh, kios, rumah makan, kafe, dan sejenisnya dibatasi jam buka paling lama pukul 20.00 WITA.

“Hanya apotek, toko obat dan sejenisnya yang diizinkan tetap dibuka dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Ia berharap, berbagai langkah kebijakan seperti ini dapat menekan angka penularan kasus Covid-19 di wilayah kabupaten bagian paling timur Pulau Flores itu.

Agustinus juga kembali mengajak berbagai elemen masyarakat setempat, agar melawan Covid-19 dengan metode 6m, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, menunda mobilitas, dan menghindari makan bersama. (Ant)

Lihat juga...