Aplikasi Mobile PGRI Flotim Percepat Layanan Kebutuhan Guru

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LARANTUKA – Aplikasi Mobile Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai sarana percepat layanan kebutuhan guru telah diluncurkan sejak Februari 2021 lalu namun penggunaan aplikasi ini dinilai belum maksimal.

“Kondisi ini mendorong Pengurus PGRI Kabupaten Flores Timur untuk memfasilitasi penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi tersebut,” kata Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, NTT, Maksimus Masan Kian saat ditemui di SMK Sura Dewa Kota Larantuka, Rabu (16/6/2021).

Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, NTT, Maksimus Masan Kian, saat ditemui di SMK Sura Dewa, Kota Larantuka, Rabu (16/6/2021). Foto: Ebed de Rosary

Maksi sapaannya mengatakan, pelaksanaan Bimtek dilakukan agar para sekretaris cabang PGRI bisa tatap muka dengan pembimbing sehingga mendapatkan penjelasan dan langsung mempraktikkan penggunaan Aplikasi Mobile.

Selain itu sebutnya, ilmu yang diperoleh dari Bimtek ini selanjutnya dapat diaplikasikan di masing-masing cabang dalam waktu dekat sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik.

“Sekretaris cabang adalah jantung dari organisasi, oleh karena itu perlu dibekali untuk meningkatkan peran dan fungsi dalam menggerakkan roda organisasi,” tegasnya.

Maksi mengharapkan, melalui Bimtek penggunaan aplikasi, para sekretaris cabang dapat mengaktualisasikannya di cabang masing-masing sebagai perpanjangan tangan dari Tim IT PGRI kabupaten.

Dengan begitu dapat mempercepat layanan kebutuhan guru dan keberadaan Rumah Guru atau sekretariat cabang pun dapat dimanfaatkan secara efektif.

Mantan Ketua Agupena Flores Timur ini menambahkan, pelayanan kebutuhan guru di Flores Timur selama ini lebih banyak diberikan langsung oleh Tim Informasi Teknologi (IT) PGRI Kabupaten yang jumlahnya masih tergolong minim.

“Selama ini aktivitas pelayanan pada umumnya masih terpusat di sekretariat kabupaten. Kita berharap dengan Bimtek yang dilakukan, sekretariat cabang di 17 kecamatan bisa aktif,” ujarnya.

Maksi paparkan, selama ini pada pangkalan data guru ditemukan bahwa perkembangan sensus guru, pelayanan kartu anggota PGRI, pelayanan sertifikat kegiatan zoom PGRI di Mobile PGRI Flores Timur bergerak lambat.

Kepala SMK Sura Dewa, Kota Larantuka, Ahmad Taher, mengaku, sangat antusias mengikuti program Bimtek yang dilakukan PGRI Kabupaten Flores Timur bagi sekretaris cabang.

Ahmad tegaskan, kegiatan-kegiatan yang mendukung pemenuhan kebutuhan para guru perlu diperbanyak.

Ia mengatakan, PGRI Flores Timur boleh menggunakan fasilitas pada sekolah yang dipimpinnya untuk segala pelatihan yang menunjang peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru.

Sebanyak 17 orang sekretaris cabang yang hadir mengikuti penjelasan langsung mempraktikkan proses sensus guru, input data hingga mencetak e-Kartu Anggota PGRI serta download dan mencetak berbagai sertifikat.

Kegiatan berlangsung di Aula SMK Sura Dewa ini berlangsung selama 4 jam yang dibimbing oleh Tim IT PGRI Kabupaten Flores Timur di antaranya Yan Surachman, Guru IPA di SMPN 1 Lewolema dan Fandi Setyanto, Guru Matematika di SMKN 1 Larantuka.

Berbekal pengalaman di bidang IT yang mumpuni, kedua narasumber ini mampu mengantar para peserta hingga memahami sekian fitur yang ada dalam Aplikasi Mobile PGRI Flores Timur.

Lihat juga...