Buah Mengkudu, Cegah Penyakit yang Mengganggu Pertumbuhan Sapi

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SITUBONDO – Khasiat buah mengkudu ternyata juga dapat menjaga hewan ternak tumbuh dengan baik. Buah mengkudu mampu menjaga hewan ternak terhindar dari penyakit yang dapat mengurangi konsumsi pakan setiap harinya.

Winarti, warga Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, mengatakan, olahan buah mengkudu mampu menjaga pertumbuhan sapi dengan baik. Sebab, dapat menjaga pola makan setiap harinya, serta mampu mengurangi risiko terdampak penyakit cacing.

“Biasanya satu minggu sekali secara rutin pemberian minum pada sapi dicampur dengan olahan buah mengkudu. Sebab memiliki khasiat dalam menjaga pola makan tetap baik, yang juga dapat menjaga pertumbuhan sapi menjadi gemuk,” ujar Winarti kepada Cendana News, di wilayah Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Senin (14/6/2021).

Winarti menambahkan, hewan juga dapat mudah terdampak penyakit yang berisiko mempengaruhi pola makannya menurun. Sehingga berdampak terhadap pertumbuhan sapi menjadi kurus.

“Menjaga pertumbuhan sapi agar tetap tumbuh dengan baik, tidak hanya memberi makan yang cukup setiap harinya. Karena sapi juga dapat mengalami risiko penurunan pola makan akibat penyakit yang mengganggu produksi pencernaannya,” ucapnya.

Bagi Winarti, untuk mendapatkan buah mengkudu tidak sulit. Keuntungan hidup di desa banyak tumbuhan yang dapat tumbuh, salah satunya buah mengkudu.

“Memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat yakni pada buah yang sudah matang. Selama ini buah mengkudu yang sudah matang lebih ampuh digunakan daripada menggunakan buah mengkudu yang masih muda sebagai obat untuk ternak sapi,” katanya.

Proses pengelolaan buah mengkudu sebagai obat cukup mudah. Winarti mengatakan, untuk buah yang sudah matang terlebih dahulu dihaluskan menggunakan tangan.

“Setelah dihaluskan, tahapan selanjutnya hanya memanfaatkan air perasannya saja, yang nantinya dicampur dengan air minum. Biasanya saya juga mencampur dengan bubuk padi yang biasa digunakan untuk kebutuhan ternak sapi. Tanpa campuran bubuk padi, kadang kala sapi juga tidak mau meminum,” jelasnya.

Suryanto, pemilik ternak sapi mengatakan, sebagai seorang peternak hewan, menjaga pertumbuhan hewan sangat penting.

Suryanto, saat ditemui Cendana News di sela kesibukannya mencari pakan untuk hewan ternak sapi miliknya, di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Senin (14/6/2021).- Foto Iwan Feri Yanto

Sama halnya pada saat proses pengelolaan produksi tanaman padi yang membutuhkan obat. Sejatinya hewan juga memerlukan asupan obat untuk menjaga dari gangguan penyakit.

“Merawat hewan ternak cukup mudah, sebab bisa memanfaatkan tumbuhan secara alami yang dapat dijadikan obat untuk menjaga hewan terhindar dari penyakit. Seperti sayuran pare, pohon mimbo, buah mengkudu, yang bisa dimanfaatkan sebagai ramuan obat alami,” ucapnya.

Lihat juga...