Bupati Banyumas : Patuhi Prokes Ikut Membantu Banyak Pihak

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PURWOKERTO — Bupati Banyumas, Achmad Husein menyempatkan diri untuk berkunjung ke beberapa rumah sakit yangmerawat pasien Covid-19. Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap bupati berkeliling ke beberapa ruangan tempat pasien Covid-19 dirawat.

“Meskipun sangat berisiko, tetapi saya juga ingin melihat kondisi mereka langsung dari dekat,” katanya, Selasa (29/6/2021) malam.

Pertama Bupati mengunjungi pasien positif Covid-19 yang masih berusia 23 tahun. Ia tidak mempunyai penyakit bawaan dan bergejala batuk-batuk. Sempat berdialog agak lama, Husein memberikan semangat agar pasien mematuhi segala anjuran dokter sehingga cepat sembuh.

“Ada juga pasien yang mengalami sesak nafas sampai sulit berbicara, kemudian ada pasien yang sedang hamil muda dan ada juga yang usianya sudah di atas 60 tahun. Dari beberapa pasien yang saya kunjungi, saya mendapat kabar pada malam harinya ada yang meninggal dunia,” jelasnya.

Bupati menyampaikan, sebagian besar kondisi pasien Covid-19 parah, terlebih yang mempunyai penyakit bawaan.

Tak hanya bercerita tentang kondisi pasien, Husein juga menceritakan susahnya menggunakan APD lengkap. Ia hanya menggunakan selama kurang lebih 15 menit dan sudah merasa sangat tidak nyaman. Sementara para tenaga medis di rumah sakit setiap hari harus menggunakannya.

“Melihat kondisi di rumah sakit serta kerja keras dan kerja berat para tenaga kesehatan, saya merasa sangat marah jika masih ada masyarakat yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan, tidak menggunakan masker,” tuturnya.

Menurut Husein, mematuhi protokol kesehatan merupakan tindakan yang sangat membantu banyak pihak. Hal ringan tetapi mempunyai dampak positif yang besar, sehingga ia berharap masyarakat benar-benar terbangun kesadarannya untuk mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, saat ini Kabupaten Banyumas masih masuk zona orange, namun jika tidak dilakukan pencegahan dengan maksimal maka bisa menjadi zona merah. Mengingat seluruh kabupaten tetangga sudah masuk zona merah, tinggal Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga yang masih zona orange.

Sadiyanto menegaskan, selain penerapan protokol kesehatan, hal lain yang perlu juga diterapkan adalah menjaga kormobid agar tetap berada di rumah. Hal tersebut merupakan upaya untuk melindungi dari penyebaran Covid-19, sebab angka kematian paling tinggi pada pasien Covid-19 adalah pada kalangan kormobid.

“Kormobid harus dijaga, tetap di rumah dan keluarga juga menjaga interaksinya,” pesannya.

Lihat juga...