Covid-19 Melonjak, Uji Coba PTM di Semarang Tunggu Perkembangan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Dinas Pendidikan Kota Semarang belum mengambil keputusan terkait pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) tahap III, yang awalnya akan dilaksanakan pada 12 Juli 2021 mendatang.

Hal tersebut dilakukan menyusul peningkatan angka covid-19 di Kota Semarang, yang mencapai 700 persen.

“Saat ini, kita belum bicara soal uji coba PTM tahap III, kita akan lihat kondisinya ke depan seperti apa. Mudah-mudahan angka covid-19 bisa segera turun, baru kita akan ambil keputusan,” papar Sekretaris Disdik Kota Semarang, Hari Waluyo di kantor tersebut, Kamis (24/6/2021).

Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa sekolah yang akan ikut serta dalam uji coba PTM tahap III di Kota Semarang, dari segi kesiapan, termasuk sarana prasarana sudah siap.

“Kalau kesiapannya, kita sudah siap. Rencananya akan diikuti oleh seluruh SMP negeri dan SD negeri se-Kota Semarang, ditambah sejumlah sekolah swasta baik dari jenjang SD atau SMP. Semuanya siap,” terang.

Kesiapan tersebut mulai dari sarana untuk kebutuhan cuci tangan siswa dan guru, thermogun, hand sanitizer, serta sarana pendukung lainnya.

“Termasuk dari segi vaksinasi, seluruh guru di Kota Semarang, baik di sekolah negeri maupun swasta, semuanya sudah divaksinasi,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, dalam kesempatan berbeda.

“Sebenarnya, kita ingin uji coba PTM ini bisa dilaksanakan, mengingat sudah lama anak didik kita ini belajar dari rumah. Termasuk sudah ada keluhan dari orang tua siswa, yang menginginkan anak mereka untuk bisa kembali ke sekolah,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya tidak akan buru-buru menentukan apakah uji coba PTM akan ditunda atau tetap dilaksanakan.

“Kita akan lihat perkembangannya seperti apa. Pak Wali, nanti yang akan memutuskan apakah tetap dijalankan atau tidak. Kalau kondisi saat ini, Kota Semarang tengah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM), dalam upaya menurunkan angka covid-19. Jadi sekali lagi, kita akan lihat perkembangan di lapangan seperti apa, sebelum kita putuskan,” pungkasnya.

Lihat juga...