Damandiri Majukan Sektor Pertanian Desa Pesantunan Brebes

Editor: Koko Triarko

BREBES – Sektor pertanian menjadi salah satu fokus pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Damandiri di desa Pesantunan, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, sejak 2018. 

Guna memaksimalkan potensi luar biasa di sektor pertanian yang ada di desa itu, yayasan yang ddirikan oleh HM Soeharto ini hingga 2021 tercatat telah menggelontorkan dana bantuan hibah mencapai lebih Rp460juta, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari.

Manajer Umum Koperasi Berkah Damandiri, Slamet Abdurokhman, selaku pelaksana program DCML di desa Pesantunan, menyebut dana sebesar itu dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas SDM maupun hasil produksi komoditas pertanian di desa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani.

Manajer Umum Koperasi Berkah Damandiri, Slamet Abdurokhman – –Foto: Jatmika H Kusmargana

“Mulai dari membentuk lahan percontohan demplot pertanian seluas 5 hektare lebih senilai Rp432 juta, hingga menggelar berbagai pelatihan maupun diklat bagi para petani dan buruh tani,” jelas Slamet.

Tak hanya itu, sepanjang 2018-2021, Yayasan Damandiri juga mengucurkan dana bantuan pinjaman modal usaha di sektor pertanian. Mulai dari mendirikan unit usaha ‘Warung Kita’ berupa toko sarana prasarana pertanian (saprotan) senilai Rp250juta, hingga mendirikan sub unit ‘Warung Kita’ yang berfungsi menyerap dan mendistribusikan komoditas hasil pertanian warga, khususnya bawang merah senilai Rp270juta lebih.

“Berbagai program bantuan Yayasan Damandiri di sektor pertanian selama ini, mampu memberikan manfaat luar biasa bagi para petani. Termasuk menggairahkan semangat warga desa untuk makin memajukan sektor pertanian. Apalagi, Yayasan Damandiri juga memberikan akses pinjaman modal usaha bagi para petani melalui koperasi lewat, unit usaha simpan pinjam Modal Kita,” kata Slamet.

Slamet berharap, ke depan potensi di sektor pertanian yang ada di Pesantunan bisa terus digali dan dikembangkan, sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa. Termasuk pengembangan sektor peternakan yang dinilai berkaitan erat dengan sektor pertanian itu sendiri.

“Kita sudah ada rencana untuk mengembangkan demplot peternakan atau budi daya kambing, dengan memanfaatkan hasil panen penanaman rumput hybrid Pakchong di lahan demplot pertanian yang sudah ada. Diharapkan, sinergi pemberdayaan di sektor pertanian maupun peternakan ini bisa makin meningkatkan pendapatan warga,” katanya.

Lihat juga...