Di Kabupaten Kebumen, 28 Desa Berstatus Zona Merah

Editor: Maha Deva

Juru bicara tim gugus tugas penanggulangan COVID-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto di Kebumen, Sabtu (26/6/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

KEBUMEN – Sebanyak 28 desa di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, saat ini berstatus zona merah, penyebaran COVID-19. Dengan demikian, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, diterapkan di desa-desa tersebut.

Juru bicara tim gugus tugas penanggulangan COVID-19 Kabupaten Kebumen, Cokro Aminoto mengatakan, penambahan angka positif COVID-19 di Kabupaten Kebumen saat ini cukup tinggi. Pada Sabtu (26/6/2021), ada penambahan kasus positif baru sebanyak 157 orang.

“Saat ini 28 desa masuk zona merah yang tersebar pada beberapa kecamatan dan pada seluruh kecamatan juga terdapat kasus positif COVID-19. Untuk penambahan angka positif hari ini ada 157 orang, untuk yang sembuh ada 66 orang dan yang meninggal dunia ada tiga orang,” jelasnya, Sabtu (26/6/2021).

Cokro Aminoto mengatakan, sesuai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Kebumen, No.443/1173, tentang penanggulangan COVID-19, saat ini ada 28 desa yang masuk zona merah dan 73 desa masuk kategori zona orange. Sehingga, berbagai aktivitas kegiatan masyarakat mulai dibatasi secara ketat.

Menggelar hajatan mulai dilarang, pembatasan jumlah peserta ibadah di rumah ibadah, penutupan tempat wisata, dan sejumlah pengetatan lainnya. Saat ini kecamatan paling banyak terdapat kasus positif COVID-19 ada di Kecamatan Kebumen, dengan 128 orang berstatus positif. Sebanyak 26 orang masih menjalani perawatan dan 102 orang menjalani isolasi.

Sedangkan di Kecamatan Bonorowo, ada delapan orang berstatus masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 74 orang menjalani  isolasi, total ada 82 kasus positif. Di Kecamatan Karanggayam terdapat 73 kasus positif COVID-19 dan di Kecamatan Buayan ada 70 kasus positif.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kebumen, dr Dwi Budi Satrio mengatakan, saat ini bed occupancy rate (BOR) beberapa rumah sakit di Kabupaten Kebumen mencapai 66,57 persen. Walaupun penambahan kasus tinggi, namun ada beberapa pasien positif, yang bisa dirujuk ke rumah sakit di luar Kebumen, sehingga BOR belum terlalu tinggi.

Meskipun begitu, pihaknya tetap menyiapkan alternatif tempat untuk isolasi. Salah satunya adalah ruangan Jatijajar di kompleks pendopo bupati.  “Saat ini ruangan tersebut sedang dipersiapkan untuk dijadikan ruang isolasi, karena jumlah pasien positif terus bertambah,” jelasnya.

Terkait vaksinasi, sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, Kadinkes mengatakan, capaian vaksin di Kebumen baru 100.808 orang. Terdiri dari yang dosis pertama sebanyak 60.106 orang dan yang sudah menyelesaikan dosis kedua ada 40.702 orang.

Lihat juga...