Di Puger, Nelayan Bikin Perahu Rogoh Uang Rp100 Juta Lebih

Editor: Makmun Hidayat

JEMBER — Fathul, nelayan di Puger, Jember, Jawa Timur, mengaku anggaran dalam membuat perahu baru tidak sedikit. Harga satu perahu baru memerlukan anggaran sekira Rp180 juta untuk ukuran perahu yang cukup besar, sedangkan untuk ukuran perahu normal dibutuhkan Rp100 juta.

“Perihal biaya yang perlu dikeluarkan untuk membuat perahu baru bisa dibilang normal. Karena semua perahu milik nelayan di wilayah Puger pada saat membuat baru, harga yang perlu dibayarkan pun sama,” ujar Fathul yang juga pemilik kapal, kepada Cendana News, di wilayah Kelurahan Puger Kulon, Kecamatan Puger, Jember, Selasa (8/6/2021).

Fathul menambahkan, biaya besar yang diperlukan untuk membuat perahu baru, seimbang dengan kualitas dari hasil yang didapatkan.

“Selama pembuatan perahu, saya sendiri juga terlibat langsung. Artinya saya memahami keperluan apa aja yang dibutuhkan dan biayanya berapa. Salah satunya kualitas kayu yang digunakan, kayu jati yang dipasok dari Gresik sedangkan kayu mengkirai yang di pasok dari Kalimantan,” jelasnya.

Fathul (kanan), saat ditemui Cendana News di sela kesibukannya menyiapkan bahan untuk pembuatan perahu miliknya, di wilayah Kelurahan Puger Kulon, Selasa (8/6/2021). -Foto Iwan Feri Yanto

Fathul mengaku masih bisa diuntungkan dengan central pembuatan perahu yang berada di wilayah Puger di mana ia bertempat tinggal. Sehingga tidak ada biaya lain yang perlu ditambahkan, apabila dirinya harus melakukan pemesanan pembuatan perahu di luar Kabupaten Jember.

“Selama proses pembuatan, keterlibatan saya sangat sering, karena dekat dengan rumah. Keperluan apapun yang dibutuhkan hampir saya ketahui, seperti pasokan kayu yang diambil dari luar Jember, dikarenakan ketersediaannya di Jember minim. Pemilihan kualitas kayu sangat penting karena berpengaruh terhadap kekuatan perahu dan keselamatan saat digunakan mencari ikan,” jelasnya.

Fathul menambahkan, proses pembuatan perahu miliknya sudah hampir selesai dengan menambahkan atap dan beberapa ornamen lainnya.

Anton, warga Puger yang berprofesi sebagai pembuat perahu nelayan mengatakan, kurang lebih jumlah 1000 nelayan di Puger banyak menggunakan jasa dirinya dalam pembuatan perahu baru. Menurut keterangan dari para nelayan, selain tidak disulitkan dengan diharuskan memesan pembuatan perahu baru keluar Jember, hasil yang didapatkan juga sesuai dengan yang diinginkan.

“Selain menerima pesanan pembuatan perahu dari nelayan di Puger, beberapa kali kami juga menerima pesanan pembuatan perahu dari luar Jember, yakni Madura, Kalimantan dan Probolinggo,” ucapnya.

Memiliki keahlian sebagai pembuat perahu, Anton menyebutkan memiliki tanggung jawab besar atas kualitas dari produksi yang dihasilkan.

“Pada saat proses pembuatan perahu, kami di sini lebih mengutamakan kualitas bahan dasar yang digunakan. Seperti menggunakan kayu jati dan kayu mengkirai dari Kalimantan. Karena kualitas kayu menjadi faktor penting dalam pembuatan perahu nelayan, dikarenakan menyangkut keselamatan para nelayan dalam mencari ikan,” ujarnya.

Lihat juga...