Dieng Garden Diproyeksi Jadi Wisata Alternatif Unggulan

Editor: Makmun Hidayat

BANJARNEGARA — Terletak di kawasan sangat strategis, tepatnya di kompleks wisata Candi Arjuna Dieng, unit usaha Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah, memiliki potensi besar sebagai lokasi alternatif wisata baru di kawasan tersebut. 

Pasalnya, unit usaha berupa Taman Bunga Dieng Garden serta Warung Cafe Damandiri ini, menawarkan konsep sangat berbeda dari lokasi wisata maupun warung cafe yang ada sebelum-sebelumnya.

Manajer Usaha Dieng Garden, Bagus Ramadhani, menyebut Taman Bunga Dieng Garden serta Warung Cafe Damandiri dibangun Yayasan Damandiri, sejak tahun 2020 lalu dengan memanfaatkan tanah kas desa seluas 2750 meter.

Mengusung konsep wisata edukasi, Taman Bunga Dieng Garden, mengajak pengunjung untuk menikmati suasana khas dataran tinggi Dieng sambil melihat dan mengenal tanaman bunga maupun tanaman buah endemik.

“Selain bisa berfoto di spot yang disediakan, di sini pengunjung juga bisa mengenal beragam jenis tanaman asli Dieng seperti Carica dan Purwaceng. Bahkan pengunjung juga bisa membeli bibitnya. Atau juga memetik dan memakan langsung buah stroberi yang juga kita tanam,” katanya.

Manajer Usaha Dieng Garden, Bagus Ramadhani, Minggu (13/6/2021). -Foto: Jatmika H. Kusmargana

Sebagai lokasi wisata keluarga, Dieng Garden juga menyediakan playground berisi sejumlah permainan anak-anak untuk bermain. Bahkan rencananya pengelola juga akan menambah sejumlah hewan ternak peliharaan seperti kelinci dan kuda poni, agar dapat semakin menarik minat pengunjung.

“Untuk Warung Cafe kita mengusung konsep tradisional. Jadi menu yang kita sediakan lebih ke minuman atau makanan khas Dieng seperti mie ongklok, kentang, dan lain-lain,” imbuhnya.

Meski didirikan sejak setahun terakhir, sayangnya hingga saat ini unit usaha Taman Bunga Dieng Garden maupun Warung Cafe Damandiri masih belum dibuka sepenuhnya oleh pengelola. Hal ini disebabkan karena situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda, sehingga membuat pengelola harus menunda acara launching. 

“Kebetulan kita mulai melakukan pembangunan unit usaha Dieng Garden dan Warung Cafe Damandiri ini tepat saat pandemi Covid-19 merebak. Sehingga sampai saat ini belum bisa beroperasi. Sebenarnya beberapa waktu lalu sempat kita buka selama kurang lebih 2 minggu namun terpaksa kita putuskan untuk menutupnya lagi,” katanya.

Sementara itu Ketua Yayasan Damandiri Letjen (Purn) Soebagyo meminta pihak pengelola Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri Dieng Kulon untuk terus berinovasi dalam mengembangkan unit-unit usaha koperasi yang ada. Sehingga keberadaan unit-unit usaha tersebut mampu memberi manfaat sebesar-besarnya khususnya salam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa setempat.

Sebagaimana diketahui unit usaha Dieng Garden dan Warung Kita Damandiri dibangun Yayasan Damandiri sejak tahun 2019 lalu dengan total anggaran mencapai Rp2,1 miliar. Menempati lahan strategis seluas 2750 meter persegi, unit usaha Koperasi Pelita Sejahtera Mandiri ini didirikan sebagai bagian pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML).

Selain berfungsi sebagai sumber pemasukan koperasi, keberadaan unit usaha ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian warga masyarakat Dieng Kulon di sektor pariwisata. Yakni agar warga tidak hanya mengandalkan sektor pertanian saja. Namun juga mulai beralih ke sektor pariwisata yang semakin berkembang di kawasan dataran tinggi Dieng saat ini.

Lihat juga...