Ekonomi Global Tumbuh Lebih Tinggi Namun Tidak Merata

Sekjen Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Angel Gurria – foto Ant

PARIS  – Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) melihat, prospek ekonomi dunia cerah. Namun, pemulihan kondisinya kemungkinan akan tetap tidak merata, dan bergantung pada efektivitas langkah-langkah kesehatan masyarakat dan dukungan kebijakan.

OECD memproyeksikan, ekonomi dunia akan tumbuh 5,8 persen di tahun ini, dan 4,4 persen tahun depan. Proyeksinya naik dari perkiraan awal, masing-masing 5,6 persen dan empat persen. “Program vaksinasi yang efektif di banyak negara berarti prospek ekonomi saat ini lebih menjanjikan dibandingkan kapan-pun, sejak dimulainya pandemi yang menghancurkan ini,” kata Sekretaris Jenderal OECD, Angel Gurria, Senin (31/5/2021).

Namun, jutaan orang di seluruh dunia, untuk mendapatkan suntikan masih merupakan prospek panjang. Sehingga diperlukan upaya untuk menaikkan produksi dan pemerataannya. Menurut laporan OECD, prospek tampaknya cerah untuk ekonomi utama. Tetapi pada pola kecepatan yang berbeda, karena perbedaan antara negara mengenai strategi kesehatan masyarakat, kecepatan peluncuran vaksin, dukungan fiskal dan moneter.

OECD merevisi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat pada 2021 menjadi 6,9 persen, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 6,5 persen. Mengenai prospek kawasan euro, OECD merevisi perkiraan pertumbuhan 2021 naik menjadi 4,3 persen dari 3,9 persen.

Hal tersebut juga memprediksi tren kenaikan yang sama untuk tahun depan sebesar 4,4 persen. Menurut OECD, Produk domestik bruto (PDB) China, akan tumbuh 8,5 persen pada 2021 dan 5,8 persen pada 2022. Tetapi di banyak negara pasar berkembang, dengan akses ke vaksin serta ruang lingkup dukungan pemerintah terbatas, pemulihan ekonomi dinilai OECD akan moderat.

Kepala Ekonom OECD, Laurence Boone mengatakan, jika perkiraan pertumbuhan ekonomi menghijau, pemulihan tetap pada tahap kritis. Ia menyarankan, produksi dan distribusi vaksinasi yang lebih cepat secara global dan strategi kesehatan masyarakat yang efektif. “Kerja sama internasional yang lebih kuat diperlukan untuk menyediakan sumber daya bagi negara-negara berpenghasilan rendah- medis dan keuangan-yang dibutuhkan untuk memvaksinasi penduduk mereka. Perdagangan produk perawatan kesehatan harus diizinkan bebas hambatan,” jelasnya.

Boone meminta pemerintah, menjaga dukungan pendapatan bagi masyarakat dan bisnis, sambil menyesuaikannya dengan kekuatan pemulihan ekonomi dan situasi kesehatan. (Ant)

Lihat juga...