Ini Cara Perbanyakan Aglonema dengan Stek Batang dan Tunas

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Aglonema merupakan salah satu tanaman hias yang mudah diperbanyak. Bisa dilakukan dengan cara pemisahan anakan tunas dengan indukkan, atau secara vegetatif, berupa stek batang.

“Cara cepat untuk perbanyakan aglonema, dengan cara stek batang. Hal ini untuk memelihara sifat-sifat dari tanaman, sehingga tidak berbeda dengan indukannya, ” papar petani sekaligus pedagang tanaman hias, Tono, saat ditemui di Tembalang, Semarang, Senin (21/6/2021) sore.

Dipaparkan, selama ini penggemar aglonema lebih sering memilih cara pemisahan anakan atau tunas, karena lebih minim resiko. “Caranya pun mudah, tinggal cabut tanaman aglonema, dengan tidak merusak akarnya, kemudian potong batang yang menghubungkan anakan dan indukan,” terangnya.

Selanjutnya anakkan aglonema bisa ditanam kembali ke pot yang lain. “Sebelumnya, rendam bekas potongan dalam larutan vitamin B1, untuk mengurangi kemungkinan tanaman menjadi stres. Termasuk juga diberi cairan fungisida khusus tanaman pada bekas potongan agar terhindar dari jamur,” ungkapnya.

Sementara, untuk stek batang, bisa dilakukan dengan cara yang hampir sama, namun tanpa menunggu muncul anakan tunas.

“Aglonema ini termasuk tanaman yang memiliki batang akar yang panjang, bagian ini yang di stek untuk perbanyakan,” terangnya.

Caranya, pilihlah aglonema yang sudah cukup umur. Hal ini bisa dilihat dari jarak daun terbawah dengan media tanam, semakin tinggi artinya tanaman tersebut semakin tua.

“Cabut aglonema dari potnya, usahakan agar akarnya tetap tidak rusak. Kemudian potong kira-kira 5 centimeter dari daun terbawah. Tanam kembali bagian pucuk ini dalam media tanam,” lanjutnya.

Sementara bagian batang bawah yang masih ada akarnya, juga dipotong kira-kira 3 centimeter dari batas akar. “Tanam kembali batang yang masih ada akarnya tersebut, nantinya akan muncul tunas baru pada batang tersebut,” tambah Tono.

Sedangkan batang yang tersisa, bisa dipotong kurang lebih 3-5 centimeter, kemudian direndam dalam larutan bawang merah. “Bawah merah ini fungsinya untuk merangsang tumbuhnya akar baru. Ambil bawang merah kemudian dipotong-potong, atau diblender, kemudian rendam batang aglonema dalam air berisi bawang merah tersebut, kira-kira 15 menit,” tambahnya.

Setelah itu siapkan media tanam, berupa tanah, arang sekam padi atau pasir malang, dan pupuk kompos, dengan perbandingan 1: 1: 1. “Batang aglonema yang sudah direndam, kemudian bisa ditanam, dengan posisi mendatar. Jadi tidak ditancapkan namun diletakkan, kemudian diberi media tanam lagi hingga tertutup. Jangan lupa disiram untuk memberi kelembaban,” lanjutnya kembali.

Simpan ditempat teduh, tidak terpapar sinar matahari langsung, namun terbuka. “Biasanya dalam waktu sebulan, tunas baru sudah muncul. Nantinya bisa dipindah ke media pot yang lebih besar, jika sudah muncul 2-3 daun,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan penggemar tanaman hias, Ali Muntoha. Dipaparkan, aglonema termasuk tanaman hias yang cukup ‘bandel’, bahkan bisa ditanam tanpa akar.

“Stek batang ini, biasanya saya terapkan kalau terjadi kasus akar busuk. Untuk menyelamatkan daun yang sudah ada, termasuk batang atas, bagian yang busuk saya potong dan dibuang,” terangnya.

Sementara, bagian atas yang masih sehat, bisa ditanam kembali. “Sebelum ditanam lagi, saya beri larutan vitamin B1 dan fungisida, sehingga kejadian serupa bisa dicegah. Termasuk untuk mempercepat tumbuhnya akar,” terangnya.

Dalam proses tanam dengan cara stek tersebut, tanaman jangan terlalu basah sebab batang akan mudah busuk. “Cukup disiram 2 hari sekali, itu saja dengan cara disemprot agar media tanam tidak basah. Setelah muncul akar, baru bisa disiram sehari sekali, ” pungkasnya.

Lihat juga...