Jaga Kebersihan Kota Mamuju, Ternak Liar Ditertibkan

MAMUJU – Pemerintah Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat melakukan penertiban ternak yang dilepasliarkan untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota Mamuju.

“Pemerintah di Mamuju melakukan penertiban ternak liar di Mamuju dengan melakukan edukasi kepada pemilik ternak agar tidak membiarkan ternaknya berkeliaran di kota Mamuju,” kata Kabid Penegakan Perundang undangan daerah Satpol PP Mamuju, Norman Rasyid, di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, 100 hari pemerintah Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Sutinah Suhardi dan Ado’ Masud berupaya menjaga ketertiban kebersihan dan keindahan Kota Mamuju.

“Sehingga ternak sapi yang sering berkeliaran di kawasan perkotaan, dilakukan penertiban, dengan terlebih dahulu disosialisasikan penertiban tersebut kepada pemilik ternak,” katanya.

Menurut dia, berbagai cara, telah dilakukan agar masyarakat tidak membiarkan ternaknya berkeliaran di kota Mamuju hingga, hingga tatap muka langsung dengan para pemilik ternak.

Ia juga mengatakan, pemerintah di Mamuju akan memberikan sanksi kepada pemilik ternak yang membiarkan ternaknya berkeliaran dengan memberikan denda sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

“Terdapat 11 orang pemilik ternak dengan jumlah ternak yang dimiliki sebanyak 183 ekor yang tersebar di dua kecamatan di kota Mamuju, agar tidak membiarkan ternaknya berkeliaran,” katanya.

Ia berharap, kesadaran masyarakat pemilih ternah untuk menertibkan sendiri ternaknya sebelum ada langkah ada tindakan tegas pemerintah karena ternak liar di kota Mamuju telah meresahkan masyarakat

Seorang pemilik ternak, Salam, mengaku ternaknya sering berkeliaran di Kota Mamuju dan sangat meresahkan karena mengganggu ketertiban umum

Namun terkadang ternaknya lepas dan berkeliaran di kota Mamuju sehingga mengganggu warga sekitar, namun ia juga akan berupaya agar ternaknya tidak lagi lepas yang mengganggu masyarakat dan kebersihan serta keindahan Kota Mamuju. (Ant)

Lihat juga...