Kabupaten Lingga Mulai Terapkan GeNose COVID-19 di Pelabuhan  

LINGGA — Pemerintah Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, memberlakukan tes GeNose COVID-19 di pelabuhan penumpang mulai Minggu (13/6) dalam rangka menekan penyebaran COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga Mulkan Azima mengatakan rencana penggunaan GeNose di pelabuhan daerah itu sudah dibahas sejak sebulan lalu namun baru terealisasi.

Ini akan mempermudah masyarakat yang menggunakan transportasi laut dari Kabupaten Lingga. Mengingat GeNose kini jadi syarat wajib perjalanan antarpulau se-Provinsi Kepri.

“Tapi untuk sementara ini di pelabuhan Jagoh dulu. Akan menyusul di pelabuhan Sungai Tenam dan Tanjung Buton,” ujar Mulkan Azima, Minggu.

Mulkan menyatakan bagi calon penumpang yang berdomisili di Dabo dan ingin mendapatkan hasil GeNose tanpa harus antre pagi-pagi di pelabuhan, dapat melakukan pemeriksaan malam sebelum keberangkatan.

“Kalau tak mau antre pagi-pagi di pelabuhan, bisa tes GeNose di Singkep Farmasi untuk yang di Dabo,” jelasnya.

Adapun biaya tes GeNose pada tahap awal di Pelabuhan Jagoh sebesar Rp50.000. Pemprov Kepri memang telah menurunkan harga tes GeNose menjadi Rp30.000, namun dikarenakan pengadaan alat itu dari pihak swasta, maka pihaknya akan melakukan evaluasi seiring berjalan waktu.

“Ini bukan pengadaan pemerintah, tapi swasta. Petugas dan modal dari mereka, hanya saja pengroperasiannya di pelabuhan sesuai keinginan pemerintah,” katanya.

Sementara, terkait syarat perjalanan laut yang masih menggunakan surat kesehatan. Mulkan menyebut akan berkoordinasi dengan Sekda Lingga untuk melakukan perubahan terhadap surat edaran yang berlaku sebelumnya.

“Surat sehat itu masih berlaku karena kita dulu belum ada alat GeNose atau PCR. Sekarang sudah ada GeNose, jadi akan segera dikoordinasikan terkait pemberlakuannya segera diubah,” ujar Mulkan. [Ant]

Lihat juga...