Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit di Bekasi Hampir Penuh

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengakui Bed Occupacy Rate (BOR) di Kota Bekasi mencapai 86,03 persen. Ketersediaan tempat tidur isolasi di semua Rumah Sakit di Kota Bekasi untuk terisi sudah mencapai 1.669 tempat tidur, namun dalam ketersediaannya pada kapasitas 1940 tempat tidur.

“Data dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi bahwa hingga 19 Juni kemarin, ketersediaan BOR 86,03 persen,” ungkap Rahmat Effendi yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19, Senin (21/6/2021).

Dikatakan, melalui data tersebut, kategori ketersediaan tempat tidur rumah sakit (RS) milik Pemerintah Kota Bekasi maupun rumah sakit swasta di Kota Bekasi sudah menampakkan full kapasitas. Atau  hanya beberapa RS yang bersedia menampung  lonjakan kasus Covid 19 di Kota Bekasi.

Saat ini jelasnya, BOR yang dikhususkan untuk ICU Covid-19 mencapai angka persentase 66,87 persen, dengan ketersediaan kapasitas 157 tempat tidur dan sudah terpakai 105 tempat tidur di seluruh RS di Kota Bekasi.

Jumlah pasien yang terdata pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili di Kota Bekasi mencapai 1.062 jiwa dan untuk KTP di luar Kota Bekasi berjumlah 671 jiwa.

Sesuai rekapitulasi data dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengenai laporan BOR ketersediaan ruang isolasi untuk Covid-19 di Rumah Sakit milik Pemerintah Kota Bekasi, di antaranya sebagai berikut:

1. RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid dari jumlah Tempat Tidur (TT) kapasitas 235 TT telah mencapai 269 TT terisi dan dinyatakan full.

2. RSUD tipe D Bantargebang dari 31 TT terisi 29 TT, masih tersedia 3 tempat tidur

3. RSUD tipe D Jatisampurna terisi full 28 tempat tidur.

4. RSUD tipe D Pondok Gede terisi full 34 Tempat tidur.

5. RSUD tipe D Bekasi Utara 98 TT terisi 41 TT dengan tersedianya tempat tidur berjumlah 57 TT.

6. RSD Stadion PCB dengan kapasitas 100 TT telah terisi 40 TT dengan ketersediaan 60 TT.

“Untuk ketersediaan tempat tidur di RSUD tipe D Bekasi Utara hanya melayani pasien darurat tanpa gejala atau gejala ringan saja. Sama halnya seperti di RSD Stadion Patriot Candrabhaga hanya untuk merawat pasien tanpa gejala atau tidak adanya penyakit bawaan (komorbid),” tambah Tanti Rohilawati, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

Adanya kegiatan vaksinasi massal pada Stadion Patriot Candrabhaga untuk para warga Kota Bekasi, ketersediaan tempat tidur juga hanya diprioritaskan di gate 12 dan gate 13 saja, untuk ruangan di gate 7 masih terpakai untuk petugas medis yang akan melayani kegiatan vaksinasi massal karena harus steril.

Jadwal Pelaksanaan Vaksinasi Massal Wilayah 3 Dimajukan dari jadwal sebelumnya digelar 26 Juni dimajukan menjadi 23 Juni 2021. Wilayah 3 itu meliputi untuk wilayah kecamatan Pondok Gede, Kecamatan Jatiasih, Kecamatan Pondok Melati, dan Kecamatan Jatisampurna.

Pintu masuk untuk peserta pun akan diatur sedemikian rupa, tidak terpusat pada satu titik agar tidak terjadi penumpukan, dan penanganan penertiban vaksinasi massal akan lebih diketatkan lagi.

Pemkot Bekasi juga memutuskan bahwa calon penerima vaksin harus dilakukan screening/pemeriksaan kesehatan serta tes rapid/swab antigen sehari sebelum pelaksanaan di puskesmas domisili, agar pada saat datang, peserta langsung menunjukkan bukti screening agar bisa langsung diberikan vaksin sehingga tidak menyebabkan antrean panjang.

Setelah diberi vaksin, peserta pun dibolehkan langsung pulang dengan catatan jangan lupa untuk memberikan berkas screening serta fotocopy KK dan KTP ke meja observasi dengan meninggalkan nomor telepon agar bukti telah vaksinasi dapat diinformasikan melalui SMS.

Lihat juga...