Klaster Keluarga Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Cilacap

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Kabupaten Cilacap merupakan salah satu kabupaten yang masuk zona merah Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah. Penambahan kasus positif Covid-19 saat ini sudah mencapai ratusan orang per hari dan didominasi oleh klaster keluarga.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, sampai dengan hari ini, Rabu (30/6/2021), klaster keluarga di Kabupaten Cilacap sebanyak 164 orang. Dan sisanya merupakan klaster Pondok Pesantren (Ponpes) Cimanggu, klaster hajatan, instansi dan klaster tenaga kesehatan.

“Klaster keluarga masih mendominasi sampai saat ini, karena interaksi dalam keluarga sangat dekat dan jika berada dalam satu rumah ada kecenderungan untuk mengabaikan protokol kesehatan,” katanya, Rabu (30/6/2021).

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, selain klaster keluarga, klaster instansi dan dinas juga bermunculan. Hari ini, kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) juga terpaksa ditutup karena ada karyawannya yang diketahui positif Covid-19.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, terdapat 5 klaster yaitu klaster keluarga sebanyak 164 orang, klaster Ponpes Cimanggu ada 18 orang, klaster hajatan ada 11 orang, klaster instansi di Cimanggu ada 5 orang dan klaster tenaga kesehatan di Cimanggu sebanyak 3 orang.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, lanjut Tatto, saat ini pihaknya memperketat pengawasan di perbatasan dan pintu masuk wilayah Cilacap. Penyekatan di berbagai wilayah perbatasan dilakukan, setelah Cilacap masuk zona merah Covid-19.

“Satgas Covid-19 harus bertindak tegas, terutama pada wilayah-wilayah yang banyak terdapat kasus positif, serta pengawasan di perbatasan dan pintu masuk Cilacap. Semua yang hendak masuk ke Cilacap harus melalui swab test terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi mengatakan, saat ini jumlah kasus positif aktif Covid-19 di Kabupaten Cilacap ada 2.391, dengan adanya penambahan kasus positif hari ini sebanyak 141 orang.

Berbagai upaya pencegahan terus dilakukan, termasuk mempercepat vaksinasi. Saat ini vaksinasi yang sudah dilakukan untuk dosis pertama sebanyak 128.138 orang dan yang sudah menyelesaikan sampai dengan dosis kedua ada 68.729 orang.

“Target kita untuk pekan ini, vaksinasi mencapai 256.865 dosisi dan saat ini yang sudah terdistribusikan sebanyak 204.830 dosis,” katanya.

Terkait vaksinasi sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini, Bupati Cilacap menyampaikan, pihaknya menargetkan hingga akhir tahun 2021 ini vaksinasi Covid-19 sudah menjangkau 1,1 juta warga Cilacap.

Lihat juga...