Menikmati Lezatnya Sate Ikan Tuna

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Ikan tuna merupakan salah satu jenis ikan pelagis yang banyak ditangkap nelayan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menjadi salah satu ikan yang sering dikonsumsi warga.

Warga Kelurahan Wailiti, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Maria Magdalena saat ditemui di rumahnya, Sabtu (5/6/2021). Foto : Ebed de Rosary

Bagi warga Kota Maumere, ibukota Sikka, ikan tuna banyak diolah dengan cara dibakar, dibuat kuah asam ataukah digoreng untuk dikonsumsi sehari-hari.

“Saya mencoba menyajikan menu berbeda dengan mengolah daging ikan tuna menjadi sate,” sebut Maria Magdalena saat ditemui di rumahnya di Kelurahan Wailiti, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Sabtu (5/6/2021).

Maria menyebutkan, untuk membuat sate yang dihidangkan terasa lebih nikmat, dirinya memilih ikan tuna yang masih segar dari nelayan di kapal penangkap ikan.

Ia menyebutkan, setelah ikan tuna dicuci bersih, potong dengan hati-hati berbentuk segi empat atau dadu sesuai ukuran menggunakan pisau tajam agar dagingnya tidak rusak.

“Setelah dipotong berbentuk segi empat sesuai ukuran, cuci daging tuna tersebut hingga bersih. Sesudahnya peras beberapa buah jeruk nipis di dalam sebuah wadah lalu rendam daging ikan tuna tersebut selama 10 menit,” ucapnya.

Maria menambahkan, ambil tusuk sate atau lidi lalu tusuk daging ikan tuna tersebut. Sesudahnya, siapkan bawang merah, bawang putih, kemiri, cabe rawit dan ketumbar lalu haluskan menggunakan cobek.

Setelah itu sebutnya, panaskan minyak goreng secukupnya di wajan lalu tumis semua bumbu tersebut. Masukan perasan air asam dan kecap manis secukupnya lalu tumis hingga harum dan angkat.

“Oleskan bumbu yang digoreng tersebut pada sate hingga merata. Biarkan sate tersebut selama 10 menit hingga bumbu meresap ke dalam dagingnya lalu dibakar,” terangnya.

Maria berpesan agar nyala api diatur jangan terlalu besar dan sate harus sering dibolak-balik agar tidak hangus atau gosong dan bisa matang merata.

Lanjutnya, saat dibakar oleskan bumbu tumis tersebut dan mentega pada sate sebelum satenya dibalik sambil menyiapkan sambal colo-colo.

Ia katakan,untuk membuat sambal colo-colo caranya iris tipis-tipi tomat,bawang merah dan cabe hijau atau cabe rawit lalu tambahkan garam secukupnya dan perasan jeruk nipis.

“Kalau tidak menggunakan jeruk nipis maka bisa menggunakan kecap manis. Oleskan sate ke dalam sambal sebelum dimakan,” ucapnya.

Salah seorang warga Kota Maumere Brigita Nona, mengakui, jarang sekali orang membuat sate ikan tuna untuk dikonsumsi sehari-hari, kecuali saat ada hajatan atau pesta.

Brigita sebutkan, sate ikan tuna saat ini banyak dijual warga Kota Maumere dengan memasarkannya di media sosial dimana biasanya dijual satu porsi harganya Rp10 ribu untuk 10 tusuk sate.

Menurutnya, rasa sate ikan tuna enak apalagi ikan tuna yang dagingnya masih segar. Selain sate, banyak juga yang menjual bakso ikan tuna.

“Kalau dulu jarang yang mengolahnya seperti ini untuk dikonsumsi keluarga kecuali dibakar, digoreng atau dibuat kuah asam sebab lebih praktis memasaknya,” ujarnya.

Lihat juga...