Miliki 20 Mesin Pemilah, Banyumas Targetkan tak Ada Sampah ke TPA

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

“Pertengahan 2023 nanti, kita targetkan Banyumas nearly zerro waste, mendekati tidak ada lagi sampah yang masuk atau dibuang ke TPA, semua terolah dengan baik,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Irawadi mengatakan, untuk pemanfaatan sampah plastik sebagai campuran aspal, sampai saat ini masih berjalan. Namun, ada spesifikasi tertentu agar bisa dipergunakan sebagai campuran, yaitu plastik harus dicacah terlebih dahulu dan cacahan tersebut harus kering, bersih dan terbebas dari bahan organik.

“Untuk ukuran maksimal cacahan plastik 9,5 milimeter,” kata Irawadi.

Lebih lanjut Irawadi menjelaskan, untuk produksi satu ton aspal, membutuhkan limbah plastik hingga 2,51 kilogram, dan kondisi plastik sudah dicacah.

“Jadi penggunaan limbah plastik ini sekitar enam persen dari tiap ton aspal dan produk aspal hotmix campur plastik ini, secara teknis menguatkan ketahanan terhadap deformasi dan keretakan tanah hingga 40 persen,” jelasnya.

Lihat juga...