Pandemi, Optimalkan Pekarangan Rumah dengan Tanaman Toga

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURBALINGGA – Budidaya tanaman toga semakin banyak dilakukan masyarakat sebagai kegemaran atau hobi baru di tengah pandemi Covid-19. Dipilihnya tanaman toga, selain untuk menghijaukan pekarangan juga bisa digunakan sebagai obat ataupun penambah stamina tubuh.

Sebagaimana yang dilakukan Romsiyah, warga Desa Karangpucung, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga. Halaman rumahnya yang cukup luas, ditanami berbagai macam tanaman toga. Seperti jahe merah, kunir, temulawak dan lain-lain.

“Lahan pekarangan menjadi sejuk dan hijau, juga bisa menghemat pengeluaran, karena jahe merah bisa digunakan untuk membuat minuman yang berkhasiat bagi ketahanan tubuh serta menghangatkan tubuh,” katanya, Rabu (30/6/2021).

Romsiyah bercerita, awal mula ia gemar menanam tanaman toga, karena saat ada keluarga yang sakit batuk, ia mencari jahe merah ternyata sulit diperoleh. Dan saat mendapatkan, harganya juga mahal. Sehingga sejak itu, ia mulai memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk berbagai macam tanaman toga.

Sekarang ini usia tanamannya sudah satu tahun lebih dan sudah berbuah. Menurut Romsiyah, beberapa tetangga ada yang terkadang meminta hasil tanamannya, namun ada juga yang datang dan bermaksud membeli. Sebagian besar yang dicari adalah jahe merah, temulawak, kencur ataupun kunyit.

“Yang paling banyak dicari itu jahe merah dan temulawak, katanya untuk membuat minuman herbal di rumah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Romsiyah mengatakan, ia sendiri mengaku sering mengonsumsi jahe merah dan temulawak. Jahe dan temulawak direbus dan dicampurkan untuk diminum, dengan ditambah sedikit gula merah.

Minuman tersebut, menurutnya, bisa membuat badan lebih segar dan sehat. Mampu meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi. Terlebih lagi, sekarang kasus Covid-19 kembali meningkat.

Setelah melihat Romsiyah memanfaatkan lahan pekarangannya untuk tanaman toga, para tetangga banyak yang mengikuti langkahnya. Mereka meminta bibit tanaman kepada Romsiyah untuk ditanam.

Salah satu tetangganya, Ernawati mengatakan, ia tertarik untuk mulai menanam tanaman toga karena terbukti banyak manfaatnya. Sehingga beberapa pot di rumahnya yang selama ini ditanami bunga, akan diganti dengan tanaman toga.

“Sekarang ekonomi sedang sulit, apalagi kasus Covid-19 meningkat lagi. Jadi menanam toga atau sayuran akan sangat membantu ekonomi keluarga. Toga bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan, mulai dari membuat minuman untuk obat, ataupun untuk keperluan memasak lainnya. Dan sayuran bisa untuk keperluan memasak sehari-hari, kita memang harus pandai-pandai memanfaatkan lahan pekarangan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Lihat juga...