Peluang Mengejar Beasiswa Sekolah di Luar Negeri Terbuka Lebar

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Bisa menempuh pendidikan ke luar negeri merupakan impian banyak orang. Sayangnya, impian tersebut kerap kali terbentur oleh masalah finansial. Namun menurut Direktur Eksekutif Indonesia Scholarship Center, Didin Hidayat, finansial seharusnya tidak lagi menjadi persoalan, sebab jalur-jalur beasiswa terbuka lebar di Indonesia.

“Sekarang itu yang penting punya tekad dan keseriusan yang kuat untuk belajar, karena jalur beasiswanya banyak sekali, setiap bulan ada pendaftarannya, mulai dari S1 sampai S3, dan semua menyediakan beasiswa di dalam dan luar negeri,” ujar Didin dalam webinar bertajuk Kiat Sukses Lolos Beasiswa, Kamis (17/6/2021).

Didin menyebut, yang paling terkenal adalah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang diberikan pemerintah, yang terdiri dari beasiswa jalur reguler, santri, bidikmisi, daerah perbatasan, pengabdian daerah perbatasan, dan prestasi.

“Di Kementerian Agama juga ada beasiswa Integrated Master-Doctor Program. Belum lagi yang dari swasta, banyak sekali, misalnya beasiswa XL Future Leaders, beasiswa Tanoto Foundation, beasiswa Mizan, dan sebagainya,” jelasnya.

Didin mengungkapkan, belajar di luar negeri memang memiliki nilai lebih, antara lain dapat memperluas jejaring pada level internasional, membuka wawasan terkait kultur belajar dan bekerja, berpotensi untuk mempelajari bidang yang relevan dalam pembangunan Indonesia.

“Namun catatan pentingnya adalah, kita yang akan belajar di luar negeri perlu menyiapkan mental dan karakter, sehingga itu bisa membentengi kita dari pengaruh buruk budaya asing,” papar Didin.

Di forum yang sama, Ummah Al Batul, salah seorang Penerima Beasiswa LPDP memberikan sejumlah tips penting agar calon peserta bisa lolos beasiswa LPDP.

“Tips pertama kita harus jadi diri sendiri, percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa. Jangan melihat orang lain, fokus pada diri kita sendiri,” ucap Ummah.

Selain itu, tips selanjutnya adalah persiapkan berkas dan dokumen pendaftaran sedini mungkin. Kemudian cermati semua panduan terbaru yang diberikan oleh LPDP. Periksa kembali seluruh formulir saat pendaftaran.

“Jujur, ini kelalaian yang banyak dilakukan oleh pendaftar beasiswa. Memang simpel tapi semua harus dipersiapkan, jangan serba terburu-buru. Saya juga perlu menyampaikan, bahwa tujuan utama mendaftar beasiswa adalah untuk berkontribusi bagi bangsa dan bermanfaat bagi orang lain,” tukas Ummah.

Lihat juga...