Pemeriksaan Usap COVID-19 di 44 Puskesmas di Lebak Gratis

Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Lingkungan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr Firman Rahmatullah, di Lebak, Senin (31/5/2021)  - foto Ant

LEBAK – Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggratiskan pemeriksaan usap atau swab antigen dengan mengambil sampel cairan pernapasan (lendir) dari hidung atau bagian tenggorakan belakang hidung, untuk mendeteksi penyebaran virus COVID-19.

“Pemeriksaan usap itu untuk mengetahui warga yang terpapar Corona,” kata Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Lingkungan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr Firman Rahmatullah, Senin (31/5/2021).

Pemerintah Kabupaten Lebak, menggratiskan tes swab antigen di 44 Puskesmas yang tersebar di 28 kecamatan. Pemeriksaan tes usap itu cukup efektif, untuk membantu pengendalian penyebaran COVID-19.

Masyarakat, yang dari hasil tes usap itu dinyatakan positif terjangkit virus Corona, akan mendapatkan upaya pengobatan dengan dirujuk ke RSUD Banten atau dilakukan isolasi mandiri. Proses selanjutnya, petugas medis akan melakukan swab massal, terhadap kontak hubungan terakhir dengan penderita, baik keluarga, tetangga maupun teman. “Kami minta warga dapat mendatangi Puskesmas untuk dilakukan swab tanpa biaya sepersen-pun,” jelasnya.

Menurut dia, selama ini, Kabupaten Lebak masuk zona kuning, karena tingkat penyebaran COVID-19 sangat rendah. Hal tersebut diklaimnya, karena berbagai upaya dilakukan untuk pengendalian pandemi Corona.

Seperti, petugas Satgas gabungan di antaranya terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Lebak, TNI dan Polisi mengoptimalkan operasi penerapan protokol kesehatan. Selain itu juga tingkat kesadaran masyarakat, untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M) cukup tinggi.

Masyarakat disebutnya, juga tidak melakukan kegiatan, yang bisa mengumpulkan massa banyak dan berpotensi klaster penyebaran COVID-19. “Kami mengapresiasi kesadaran warga terhadap protokol kesehatan dan 3M, sehingga Lebak masuk zona kuning di Banten,” tandasnya.

Berdasarkan data warga Kabupaten Lebak yang terpapar positif COVID-19 sampai dengan Senin (31/5/2021) tercatat 3.555 orang dan dinyatakan sembuh ada 3.306 orang, menjalani isolasi 124 orang serta 65 orang dilaporkan meninggal dunia. “Kita mampu menangani pengendalian COVID-19 dengan tingkat kesembuhan mencapai 96 persen dari kasus terpapar Corona 3.555 orang,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...