Pengunjung: Bukit Soeharto Ingatkan Kita pada Pak Harto

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

PONOROGO — Meski baru dibuka kurang dari enam bulan, objek wisata Bukit Soeharto di desa Badegan Ponorogo, Jawa Timur, langsung mendapat antusiasme dari masyarakat maupun wisatawan. Hal itu dibuktikan dengan selalu ramainya objek wisata berupa taman keluarga dengan gardu pandang berlatar belakang panorama perbukitan serta hamparan sawah dan sungai ini.

Salah seorang pengunjung, Katno, asal Tanjungrejo, mengaku terkejut dengan perubahan yang terjadi. Ia mengatakan, dulu hanyalah perbukitan biasa milik perhutani yang tidak dikelola untuk objek wisata, namun kini, telah berubah menjadi taman cantik nan indah yang sangat nyaman untuk disinggahi.

“Dulu belum ada taman dengan gazebo-gazebo seperti ini. Sekarang sudah sangat bagus. Ini baru pertama kali saya kesini. Banyak yang bilang Bukit Soeharto sekarang sudah jadi tempat wisata yang cantik, makanya saya menyempatkan diri datang kesini,” katanya, Jumat (11/6/2021).

Hal yang sama juga diungkapkan pengunjung lainnya, Susi asal Ponorogo. Ia menyebut selain bisa menjadi tempat beristirahat/rest area, objek wisata Bukit Soeharto yang terletak di Jalan Raya Wonogiri-Ponorogo ini menurutnya juga bisa menjadi tempat untuk mengingat Presiden kedua RI HM Soeharto. Pasalnya di tempat ini terdapat patung-patung Pak Harto yang berdiri gagah.

“Setiap kesini jadi selalu mengingatkan kita pada pak Harto. Apalagi di sini ada patung-patung Pak Harto yang bisa jadi tempat kita untuk berfoto-foto,” katanya.

Deretan pedagang di objek wisata Bukit Soeharto di desa Badegan Ponorogo Jawa Timur, Jumat (11/6/2021). Foto: Jatmika H Kusmargana

Dengan kunjungan rata-rata sekitar 1.000 orang per hari, sejak dibuka Januari 2020 lalu, objek wisata Bukit Soeharto, juga telah mampu membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Pengelola, Wahyu Kuntoro, menyebut tempat wisata ini mampu memperkerjakan sedikitnya 40 pemuda karang taruna, serta 60-an UKM dengan omset mencapai Rp30 juta per hari.

“Alhamdulillah sejak Bukit Soeharto ini jadi tempat wisata, saya jadi bisa berjualan disini. Kira-kira sejak sekitar Desember 2020 lalu, siang malam saya berjualan disini. Lumayan. Rata-rata sehari bisa dapat pemasukan Rp300 ribu,” ujar salah seorang pedagang makanan, Narman asal Bulukerto.

Bukit Soeharto sendiri dibangun Koperasi Jaya Mandiri Sejahtera Badegan dengan memanfaatkan dana bantuan dari Yayasan Damandiri. Pembangunan menjadi objek wisata ini merupakan bagian program pemberdayaan yang dilakukan Yayasan Damandiri melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Lihat juga...